Iskandar RahimKEMENTERIAN Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Balai Wilayah Sungai Sulawesi I (BWSS I) sangatlah beruntung memiliki sosok muda, pria smart, memiliki jiwa pejuang yang tinggi, idealis, suka tantangan bahkan yang utama adalah jago dalam berkolaborasi. Di jaman pemerintahan saat ini, dimana Ego Sentris tumbuh dan berkembang begitu cepat, secepat Kemajuan Teknologi yang makin pesat, akan sangat membutuhkan sosok yang berjiwa kepemimpinan, mampu memimpin tapi juga tetap rendah hati. Ia yang bernama lengkap Dr Iskandar Rahim ST., MT pria kelahiran 11 Desember 1982 ini merupakan Kasatker termuda di BWSS I, mulai menjabat sejak 4 tahun lalu disaat masih berumur 36 tahun. Pria yang baru beberapa hari lalu genap berumur 40 Tahun ini membawa banyak perubahan dalam budaya dan sinergitas kerja pada Satket Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air di BWSS I. Aset-aset penting yang sangat bermanfaat untuk menjaga sumber daya air yang berkelanjutan sangat diperhatikan oleh Kepala Satker OP-SDA ini sehingga semuanya dapat memberikan manfaat sebagaimana fungsi dari masing-masing aset SDA tersebut. Tidak banyak yang tahu bahwa, berkurangnya banjir di kota Manado saat ini adalah berkat kerja kerasnya berkolaborasi dengan Pemkot Manado tentunya. Hal nyata yang dilakukan oleh pria lulusan Doktor di Universitas Hasanudin ini, yakni Kolaborasi bekerja bersama pimpinan daerah, dapat mempermudah segala pekerjaan yang awalnya tampak sulit dilakukan. Namun berkat kolaborasi bersama Pemerintah Kota Manado program penuntasan banjir di Kota Manado dapat berjalan maksimal. “Saya rasa untuk penanganan banjir di Manado, tanpa berkolaborasi, rasanya kita akan bekerja sia-sia,” kata Iskandar Rahim dengan lantang. Adapun hasil kerja dari kolaborasi dari BWSS I bersama Pemkot Manado yang telah dilakukan nyata dapat dilihat saat ini, dimana saat musim penghujan di akhir tahun ini, terjadi penurunan titik banjir secara signifikan di kota Manado. (des) Editor : Desmi Babo