Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Benteng Ombak Dekati Pemukimam Warga Pesisir Amurang, Tim Teknis: Jaraknya 22 Sampai 24 Meter

Gregorius Mokalu • Senin, 14 Juli 2025 | 09:27 WIB

Pembangunan pengaman Pantai Ranoyapo, Amurang, Minahasa Selatan.
Pembangunan pengaman Pantai Ranoyapo, Amurang, Minahasa Selatan.

MANADOPOST.ID– Proyek pembangunan pengaman pantai di Kelurahan Ranoyapo, Kecamatan Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), sempat menuai protes warga.

Informasi yang dirangkum, warga sempat mempersoalkan jarak bangunan dengan pemukiman yang dinilai terlalu dekat.

Warga menganggap proyek itu berada di belakang rumah.

“Kemarin (beberapa waktu lalu), warga menganggap bangunan kita ini sudah berada di belakang rumah masyarakat,” kata Viane Tampi, Tim Teknis Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi I, belum lama ini.

Namun, menurut Tampi, persoalan tersebut telah diselesaikan.

Ia menegaskan bangunan pengaman pantai berada pada jarak aman.


“Bisa dilihat sendiri. Jaraknya 22 sampai 24 meter dari pemukiman. Jadi tidak ada yang menerobos masuk ke wilayah rumah warga,” ujarnya.


Selain jarak, proyek senilai Rp35,1 miliar yang dikerjakan PT Duta Bangunan Jaya Sopang atas penugasan dari SNVT PJSA BWS Sulawesi I, juga sempat disorot terkait penggunaan material batu.


Sejumlah warga menilai batu yang digunakan tidak sesuai spesifikasi teknis.

Batu berukuran kecil yang digunakan dianggap tidak kuat menahan tekanan ombak.


“Jenis batunya bukan batu boulder, tapi batu kecil seperti untuk pondasi rumah. Ini berisiko merusak konstruksi,” nilai salah satu warga.


Menanggapi hal ini, Tampi menjelaskan bahwa penggunaan batu kecil sesuai dengan prosedur teknis yang berlaku.


“Di bagian tengah memang menggunakan timbunan inti dari batu kecil. Tapi nanti bagian atasnya akan ditutup batu boulder ukuran besar,” jelasnya. (*)

Editor : Gregorius Mokalu
#Proyek #pembangunan #pengaman #Ranoyapo #Amurang #Minahasa #pantai #Minsel #Selatan