Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Guru dan Siswa Minsel Ikut Pelatihan Matematika Metode ‘Gasing’ di BPMP Sulut

Asyer Rokot • Selasa, 25 November 2025 | 14:41 WIB
Photo
Photo

 

MANADOPOST.ID-- Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa Selatan terus mendorong peningkatan kompetensi guru dan kemampuan numerasi siswa. Kepala Dinas Pendidikan Minsel, Arthur Tumipa, melalui Kabid Dikdas, Marten Wonseke, menegaskan bahwa pihaknya saat ini menindaklanjuti kerja sama dengan PT Surya melalui penyelenggaraan pelatihan matematika metode Gasing di BPMP Sulawesi Utara.

Metode Gasing, akronim dari gampang, asyik, dan menyenangkan, merupakan pendekatan berhitung yang dirancang oleh Prof. Yohanes Surya untuk membantu anak belajar matematika dengan lebih cepat dan mudah dipahami. “Metode ini terbukti mampu meningkatkan kemampuan berhitung siswa dalam waktu singkat. Karena itu, kita ikutkan guru dan siswa agar hasilnya langsung terasa di sekolah,” ujar Wonseke.

Pelatihan ini berlangsung selama 15 hari, dan dijadwalkan selesai pada 11 Desember mendatang. Kegiatan difokuskan penuh di BPMP Sulut dengan menghadirkan narasumber dan fasilitator yang berpengalaman langsung di bawah jaringan Prof. Yohanes Surya. Fokus pelatihan bukan hanya kepada siswa, tetapi juga guru agar mampu menerapkan metode yang sama saat kembali mengajar di sekolah masing-masing.

“Para fasilitator melatih guru untuk memahami konsep dasar dan teknik perhitungan cepat, sehingga ketika kembali ke kelas, mereka bisa melatih siswa secara mandiri. Sementara bagi siswa, pelatihan ini sangat membantu untuk meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan numerasi,” jelas Wonseke.

Total peserta terdiri dari 32 guru dan 64 siswa. Guru yang dipilih adalah mereka yang berusia 40 tahun ke bawah dan dinilai memiliki performa terbaik dalam mengajar. Sementara siswa yang ikut merupakan kelompok belajar tingkat menengah ke bawah, sehingga diharapkan metode ini mampu memberikan peningkatan signifikan dalam waktu relatif singkat.

“Kita berharap setelah pelatihan, guru-guru ini menjadi motor penggerak numerasi di sekolah masing-masing. Sementara siswa yang dilatih bisa menjadi contoh bagi teman-temannya. Tujuan akhirnya adalah peningkatan kualitas pembelajaran matematika di Minsel,” kata Wonseke.

Program ini menjadi bagian dari upaya Dinas Pendidikan Minsel untuk memperkuat literasi dan numerasi sebagai fondasi pembelajaran. Dengan metode yang efektif dan praktis, diharapkan kualitas pendidikan dasar di Minsel semakin meningkat. (Asyer Rokot)

Editor : Asyer Rokot