MANADOPOST.ID-- Tiga momen penting sekaligus dirayakan di Desa Boyong Atas, Kecamatan Tenga. Rabu (26/11), Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Franky Donny Wongkar (FDW), memimpin triple ceremony yang meliputi Hari Ulang Tahun (HUT) ke-145 Desa Boyong Atas, Peresmian Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa, sekaligus Launching Sekolah Lansia Smart Kaketeran.
Acara bersejarah ini menjadi penanda komitmen Pemkab Minsel dalam mengoptimalkan potensi lokal, pembangunan infrastruktur, hingga peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di segala usia.
Dalam prakatanya, Bupati FDW menyoroti kekayaan Desa Boyong Atas yang berada di kaki Gunung Lolombulan. Wilayah ini dikaruniai tanah subur yang menopang sektor pertanian dan perkebunan, menjadikannya lumbung pangan yang penting bagi Minsel.
“Potensi lahan yang luas dan produktif merupakan keunggulan Boyong Atas, sekaligus bagian penting dari penguatan ekonomi desa,” ujar Bupati.
FDW mengajak masyarakat Boyong Atas untuk menjadi pelopor dalam Gerakan Menanam untuk Ketahanan Pangan yang tengah digalakkan Pemkab Minsel. Ia juga menekankan potensi ekowisata di Hutan Lolombulan yang bisa menjadi destinasi wisata alam bernilai tambah ekonomi.
Terkait pembangunan infrastruktur, FDW turut menginformasikan bahwa Pemkab Minsel telah menggelontorkan anggaran Rp 3 Miliar (dari APBD-P 2025) untuk rekonstruksi ruas jalan Boyong Pante–Boyong Atas–Pakuure, yang diharapkan memperlancar akses ekonomi masyarakat.
Di hari yang sama, FDW meresmikan BPU Desa Boyong Atas. Menurut Bupati, balai tersebut bukan hanya bangunan fisik, tetapi simbol kebersamaan dan pusat yang akan melahirkan berbagai program pembangunan desa, pelatihan, dan wadah pembinaan generasi muda.
Momen paling istimewa adalah peluncuran program Quick Wins SIDAYA (Lansia Berdaya), yakni Sekolah Lansia Smart Kaketeran. Program unggulan yang digagas BKKBN ini bertujuan menjadikan lansia sebagai SDM yang sarat pengalaman dan kearifan.
“Nama Kaketeran dalam bahasa lokal kita berarti keteguhan hati atau ketahanan. Ini mencerminkan semangat para lansia kita yang gigih. Lansia bukanlah beban, melainkan pilar sejarah dan sumber kearifan bagi generasi muda,” tegasnya.
Acara ini turut dihadiri perwakilan Gubernur Sulut Darwin Muksin, Kepala BKKBN Sulut Dr. Jeanny Yola Winokan, serta jajaran Forkopimcam Tenga. (Asyer Rokot)
Editor : Asyer Rokot