MANADOPOST.ID-- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Amurang kembali menggelar kegiatan pembinaan kerohanian melalui tausiyah yang diikuti oleh Kepala Lapas bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Sabtu (21/3).
Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan kepribadian di bidang spiritual, sekaligus sebagai sarana mempererat hubungan antara pimpinan dan warga binaan di lingkungan lapas.
Kepala Lapas Amurang, Yansen, menegaskan bahwa pembinaan tidak hanya berfokus pada aspek keterampilan, tetapi juga harus menyentuh sisi spiritual dan moral para warga binaan.
“Tausiyah ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan warga binaan, sekaligus memberikan motivasi agar mereka dapat menjalani masa pembinaan dengan lebih baik,” ujarnya.
Dalam tausiyah tersebut, disampaikan berbagai pesan keagamaan yang menekankan pentingnya introspeksi diri, memperbaiki sikap, serta membangun komitmen untuk menjadi pribadi yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.
Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu menciptakan suasana yang lebih kondusif di dalam lapas, sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan kekeluargaan antara petugas dan warga binaan.
Melalui program pembinaan yang berkelanjutan, Lapas Kelas III Amurang terus berkomitmen untuk menghadirkan berbagai kegiatan positif yang mampu membentuk karakter warga binaan menjadi lebih baik, baik dari segi mental, moral, maupun spiritual.
Dengan demikian, diharapkan para warga "binaan dapat kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih siap, produktif, dan memiliki nilai-nilai kehidupan yang lebih baik," kuncinya. (Asyer Rokot)
Editor : Asyer Rokot