MANADOPOST.ID-- Kehadiran Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar bersama Wakil Bupati Theodorus Kawatu dalam perayaan Paskah Nasional Gereja-gereja di Sulawesi Utara menjadi simbol kuat dukungan pemerintah terhadap penguatan nilai religius dan harmoni sosial.
Kegiatan yang digelar di kawasan Pohon Kasih, Megamas, Manado, Rabu (8/4), berlangsung meriah sekaligus khidmat, dengan dihadiri puluhan ribu umat dari berbagai denominasi gereja.
Ibadah dipimpin oleh Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM, Adolf Katuuk Wenas, yang mengajak seluruh umat untuk menghidupi makna kebangkitan Kristus dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam memperkuat kasih, persatuan, dan pengharapan.
Suasana penuh sukacita tampak dari antusiasme jemaat yang memadati lokasi kegiatan. Pujian dan doa bersama menggema, menciptakan nuansa spiritual yang kuat sekaligus mempererat kebersamaan di tengah masyarakat Sulawesi Utara yang majemuk.
Bupati Franky Donny Wongkar menegaskan bahwa kehadiran pemerintah daerah dalam momentum keagamaan seperti ini merupakan bentuk nyata komitmen dalam menjaga nilai-nilai toleransi dan keharmonisan antarumat beragama.
“Kegiatan ini bukan hanya perayaan iman, tetapi juga momentum mempererat persatuan dan kebersamaan masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Theodorus Kawatu menambahkan bahwa nilai-nilai Paskah harus menjadi inspirasi dalam membangun kehidupan sosial yang damai, saling menghargai, dan penuh kepedulian.
Perayaan Paskah Nasional ini juga dihadiri sejumlah tokoh nasional dan daerah, di antaranya Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, Utusan Khusus Presiden RI Hashim Djojohadikusumo, serta Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus bersama Wakil Gubernur Victor Mailangkay.
Selain itu, hadir pula Anggota DPR RI Martin Tumbelaka, Anggota DPD RI Stefanus B.A.N. Liow, serta Uskup Manado Benedictus Estephanus Rolly Untu.
Kehadiran berbagai tokoh lintas lembaga dan latar belakang ini semakin menegaskan bahwa Sulawesi Utara tetap menjadi contoh daerah dengan tingkat toleransi dan kerukunan yang tinggi di Indonesia.
Momentum Paskah Nasional ini diharapkan mampu memperkuat semangat kebangkitan tidak hanya dalam aspek spiritual, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. (Asyer Rokot)
Editor : Asyer Rokot