MANADOPOST.ID-- Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) kembali melakukan langkah konkret untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah. Bupati Minsel, Franky Donny Wongkar (FDW), secara resmi mencanangkan Gerakan ASN Menanam Cabai (Rica) yang dilaksanakan di Amurang, Kamis (23/4).
Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan strategis "Marijo Batanam" yang telah digelorakan sejak tahun 2022 guna memperkuat ketahanan pangan masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati FDW mengungkapkan bahwa konsistensi Minsel dalam sektor pertanian telah membuahkan hasil yang diakui pemerintah pusat. Minsel menjadi satu-satunya kabupaten di Sulawesi Utara yang menerima insentif fiskal atas kinerja pengendalian inflasi daerah pada tahun 2023.
"Data BPS per 1 Februari menunjukkan inflasi year-on-year Kabupaten Minahasa Selatan berada di angka 0,69 persen. Ini adalah salah satu yang terendah di Sulawesi Utara," ujar Bupati FDW disambut tepuk tangan hadirin.
Gerakan menanam cabai ini dipilih karena komoditas rica seringkali menjadi pemicu utama fluktuasi inflasi. Bupati menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah hasil kolaborasi solid antara pemerintah daerah, jajaran Forkopimda, organisasi seperti ABPEDNAS, hingga pihak swasta.
Acara peresmian ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Minsel, di antaranya Kapolres Minsel, Kajari Minsel, serta perwakilan Dandim 1302 Minahasa. Hadir pula perwakilan dari PT Cargill Amurang dan Bank SulutGo sebagai bentuk sinergi sektor swasta.
Penyerahan bibit rica secara simbolis oleh Bupati FDW kepada para ASN menjadi tanda dimulainya gerakan ini secara masif di seluruh lingkungan SKPD Minsel. Harapannya, ASN dapat menjadi contoh bagi masyarakat dalam memanfatkan lahan tidur untuk memperkuat ekonomi keluarga sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di pasar. (Asyer Rokot)
Editor : Asyer Rokot