MANADOPOST.ID-- Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) bersiap menjadi lautan manusia dalam perhelatan iman paling bersejarah di tanah Minahasa tahun ini. Halaman Kantor Bupati Minsel di Amurang Timur dipastikan menjadi pusat perhatian saat didapuk menjadi lokasi tunggal Ibadah Syukur HUT ke-195 Pekabaran Injil (PI) dan Pendidikan Kristen (PK) GMIM, Jumat (12/6) nanti.
Menjelang hari H, jajaran Panitia Pelaksana bergerak cepat memantapkan seluruh detail persiapan di lapangan. Momentum akbar ini dinilai sangat sakral bagi warga GMIM untuk merefleksikan 195 tahun perjalanan Injil masuk tanah Minahasa sejak tahun 1831, sekaligus merayakan sumbangsih emas pendidikan Kristen dalam mencetak karakter masyarakat dari generasi ke generasi.
Ketua Umum Panitia, Ny Elsje Rosje Wongkar-Sumual, melalui Ketua Harian Panitia, Arthur Donald Tumipa menegaskan bahwa seluruh tahapan persiapan telah digenjot secara optimal demi menyambut kedatangan ribuan Pelayan Khusus (Pelsus) dan warga jemaat dari berbagai wilayah pelayanan GMIM.
Mengingat skala kegiatan yang bakal melibatkan massa dalam jumlah masif, panitia tidak mau kecolongan. Fokus persiapan kini diarahkan pada penataan lokasi, fasilitas pendukung, sistem pengamanan, hingga skema rekayasa lalu lintas yang dikoordinasikan intensif bersama Polres Minsel dan instansi terkait.
"Kami telah melaksanakan rapat koordinasi tahap akhir dan melakukan peninjauan langsung terhadap kesiapan lokasi di Halaman Kantor Bupati. Kami memastikan seluruh fasilitas dan sarana pendukung telah siap," ujar Arthur Tumipa yang juga menjabat Plt Asisten Administrasi Umum sekaligus Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Minsel.
Arthur yang mewakili Ketua Umum Panitia yang juga merupakan Ketua TP-PKK Minsel dan Anggota DPRD Minsel dari Fraksi PDI Perjuangan menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemkab Minsel di bawah komando Bupati Franky Donny Wongkar SH yang telah memfasilitasi penuh hajatan besar ini.
Menyikapi antusiasme tinggi jemaat yang diprediksi akan memadati pusat kota Amurang, panitia mengeluarkan imbauan tegas agar seluruh kontingen jemaat dan wilayah mematuhi instruksi petugas lapangan dan rute lalu lintas yang telah ditetapkan demi menjaga ketertiban bersama.
Di sisi lain, panitia juga menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat pengguna jalan jika dalam pelaksanaannya nanti timbul kepadatan arus lalu lintas di sekitar pusat pemerintahan Minsel.
"Kami sangat mengharapkan pengertian, dukungan, dan kerja sama dari seluruh lapisan masyarakat demi terselenggaranya ibadah syukur ini dengan aman, tertib, dan penuh sukacita iman," kunci birokrat andalan Minsel tersebut. (Asyer Rokot)
Editor : Asyer Rokot