Rp400 Juta Digelontorkan untuk Pendidikan, 180 Mahasiswa Disiapkan Jadi Agen Perubahan

Asyer Rokot • Dipublikasikan Minggu, 9 Agustus 2026 | 20:38 WIB
DUKUNG PENDIDIKAN: Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, menghadiri penandatanganan SPTJM penerima Bantuan Biaya Pendidikan Minahasa Selatan Maju Tahun 2026 di Kantor Bupati Minsel, Jumat (7/8). Tahun ini, Rp400 juta dialokasikan untuk membantu 180 mahasiswa jenjang S1/D4 sekaligus diperkuat dengan sosialisasi peningkatan kapasitas kewirausahaan.
DUKUNG PENDIDIKAN: Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, menghadiri penandatanganan SPTJM penerima Bantuan Biaya Pendidikan Minahasa Selatan Maju Tahun 2026 di Kantor Bupati Minsel, Jumat (7/8). Tahun ini, Rp400 juta dialokasikan untuk membantu 180 mahasiswa jenjang S1/D4 sekaligus diperkuat dengan sosialisasi peningkatan kapasitas kewirausahaan.

 

MANADOPOST.ID-- Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan tidak hanya memberikan bantuan untuk membantu mahasiswa menyelesaikan pendidikan. Lebih jauh, dukungan tersebut diarahkan untuk menyiapkan generasi muda yang berpendidikan, mandiri, berdaya saing dan mampu menjadi penggerak perubahan daerah.

Hal itu tergambar dalam kegiatan penandatanganan Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) bagi penerima Bantuan Biaya Pendidikan Minahasa Selatan Maju Tahun 2026, yang dihadiri Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, di Kantor Bupati Minsel, Jumat (7/8).

Tahun ini, Program Bantuan Kuliah Pendidikan Minahasa Selatan Maju didukung anggaran Rp400 juta dan diperuntukkan bagi 180 mahasiswa jenjang S1/D4.

Bagi Pemkab Minsel, bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus upaya memperluas kesempatan generasi muda memperoleh pendidikan berkualitas.

Namun, pemerintah tidak ingin pembangunan generasi muda berhenti pada keberhasilan menyelesaikan pendidikan formal.

Karena itu, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Sosialisasi Peningkatan Kapasitas Kewirausahaan. Langkah ini diarahkan untuk membangun kemandirian mahasiswa sehingga tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga kemampuan melihat peluang dan menciptakan kesempatan.

"Pemuda dan mahasiswa didorong memiliki keberanian berinovasi, berwirausaha serta mampu beradaptasi menghadapi berbagai tantangan," ungkap FDW.

Pendekatan tersebut sejalan dengan misi Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, yakni “Mewujudkan fondasi transformasi sosial melalui sumber daya manusia yang sehat, berdaya saing dan berbudaya Pancasila.”

Dengan konsep tersebut, pembangunan sumber daya manusia tidak dipandang sebatas peningkatan pendidikan. Tetapi mencakup penguatan karakter, kompetensi, daya saing, kemandirian serta kepedulian terhadap pembangunan daerah.

Tema kegiatan, “Peran Pemuda dan Mahasiswa untuk Perubahan Minahasa Selatan Maju”, pun diharapkan tidak berhenti sebagai slogan.

Generasi muda dan mahasiswa ditempatkan sebagai bagian strategis dalam menentukan arah masa depan daerah.

"Mereka diharapkan tampil sebagai agen perubahan yang berpendidikan, kreatif, inovatif, mandiri dan berdaya saing, sekaligus tetap memiliki karakter yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila," pungkas Wongkar.

Melalui dukungan pendidikan dan penguatan kapasitas tersebut, Pemkab Minsel berharap mahasiswa penerima bantuan tidak hanya menyelesaikan studi, tetapi juga mampu kembali mengambil bagian dalam pembangunan daerah.

Sinergi pemerintah dan generasi muda menjadi modal penting untuk mendorong Minahasa Selatan menuju daerah yang semakin maju, sejahtera dan berkelanjutan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah yang juga Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Minsel Sonny Makaenas, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Minsel Dr. Fietber Raco, Pimpinan Cabang Bank SulutGo Amurang Fitri Tuwaidan; Pemimpin Doa Pendeta Friska Heydemans, jajaran Pemkab Minsel serta 180 mahasiswa penerima Bantuan Biaya Pendidikan Minahasa Selatan Maju Tahun 2026. (Asyer Rokot)

 

 

Editor : Asyer Rokot
Beasiswa Pendidikan minahasa selatan Franky Donny Wongkar FDW