MANADOPOST.ID — Suasana hangat menyelimuti Desa Tanah Putih ketika Arnaldo Natanael Vicly Kamagi, legislator termuda sekaligus Ketua Fraksi Gerindra DPRD Minahasa Utara, menggelar reses masa sidang pertama tahun sidang kedua 2025–2026.
Kehadirannya pada agenda reses ini menjadi momentum bagi warga untuk menyampaikan kebutuhan, keluhan, dan harapan secara langsung kepada wakil mereka di parlemen.
Sejak tiba di lokasi, Arnaldo Kamagi terlihat aktif menyapa warga satu per satu, menciptakan hubungan yang akrab dan tanpa jarak.
Dialog terbuka pun berlangsung mengalir—mulai dari persoalan infrastruktur desa, peningkatan layanan publik, hingga kebutuhan pemberdayaan masyarakat yang dinilai penting untuk didorong ke depan.
Bagi Arnaldo, reses bukan hanya kewajiban formal, tetapi ruang nyata untuk memastikan setiap suara warga tidak sekadar didengar, tetapi juga diperjuangkan.
“Saya ingin yang terbaik untuk masyarakat. Untuk itu saya selalu ada dan akan terus hadir mendampingi. Aspirasi yang disampaikan hari ini akan saya bawa dan perjuangkan di DPRD,” ujarnya di hadapan masyarakat Tanah Putih.
Ia menegaskan bahwa komitmen ini lahir dari kepedulian terhadap kondisi riil di lapangan, terutama di desa-desa yang membutuhkan perhatian lebih.
Warga pun menyambut positif kedatangannya, menyatakan harapan agar hasil pertemuan ini dapat berdampak langsung pada pembangunan dan kesejahteraan mereka.
Kegiatan reses ini ditutup dengan rangkaian diskusi kecil dan penyampaian beberapa masukan prioritas yang akan menjadi bahan perjuangan Arnaldo di tingkat kabupaten.
Dengan semangat kebersamaan, ia memastikan bahwa titik-titik persoalan yang diangkat warga akan menjadi fokus tindak lanjut pada masa sidang mendatang. (tkg)
Editor : Kenjiro Tanos