Joune Ganda Resmikan Jembatan Perintis Garuda di Talawaan Bantik

Ridel Palar • Dipublikasikan Kamis, 28 Mei 2026 | 18:49 WIB
Bupati Minahasa Utara Joune Ganda Saat menggunting pita dalam peresmian jembatan perintis garuda
Bupati Minahasa Utara Joune Ganda Saat menggunting pita dalam peresmian jembatan perintis garuda
 

 

MANADOPOST.ID—Bupati Minahasa Utara Joune Ganda mengapresiasi gerak cepat dan kepedulian Korem 131/Santiago dalam mendukung percepatan pembangunan serta peningkatan perekonomian masyarakat di pedesaan.

 

Hal tersebut disampaikan Joune Ganda saat menghadiri peresmian Jembatan Perintis Garuda 131/Stg di Desa Talawaan Bantik, Minahasa Utara, Senin (26/5/2026).

 

Jembatan perintis tersebut menjadi jembatan pertama di Sulawesi Utara yang selesai dibangun dan diresmikan dalam program pembangunan jembatan oleh TNI.

 

Dalam sambutannya, Joune Ganda mengatakan jembatan tersebut sebelumnya mengalami kerusakan berat akibat bencana banjir yang terjadi beberapa waktu lalu.

 

Menurutnya, pembangunan kembali jembatan merupakan bagian dari program strategis Presiden Prabowo Subianto yang dipercayakan kepada TNI Angkatan Darat melalui jajaran Kodam XIII/Merdeka dan Kodim 1309/Manado.

 

“Berkat program Presiden Prabowo yang dikerjakan para prajurit Kodim 1309/Manado, kini jembatan ini menjadi mulus, kokoh, dan sangat membantu akses masyarakat di wilayah ini,” ujar Joune Ganda.

 

Ia menambahkan, keberadaan jembatan tersebut akan mempermudah aktivitas sosial maupun ekonomi masyarakat Desa Talawaan Bantik dan sekitarnya.

 

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dan masyarakat Desa Talawaan Bantik, kami menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto serta pimpinan TNI pusat dan daerah. Kami yakin jembatan ini akan sangat bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

 

Sementara itu, Danrem 131/Santiago Martin Susilo Martopo Turnip menjelaskan bahwa untuk wilayah Sulawesi Utara, program pembangunan jembatan tersebut masuk tahap III dan IV dengan total 20 jembatan.

 

“Sebanyak 11 di antaranya merupakan jembatan gantung seperti yang ada di Desa Talawaan Bantik ini,” ungkap Brigjen TNI Martin Susilo Martopo Turnip.

 

Ia juga menyebut Minahasa Utara menjadi daerah pertama di Sulawesi Utara yang meresmikan jembatan gantung dalam program tersebut.

 

“Ini menjadi kebanggaan bagi Pemerintah Kabupaten dan masyarakat Minahasa Utara, karena Bupati Joune Ganda menjadi kepala daerah pertama yang meresmikan jembatan gantung di Sulawesi Utara,” ujarnya.

 

Danrem berharap pemerintah daerah dan masyarakat dapat menjaga serta merawat jembatan agar memiliki usia pakai yang panjang.

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Polres Minahasa Utara, pejabat Pemkab Minut, para perwira Korem 131/Stg dan Kodim 1309/Manado, Camat Wori, serta aparat Desa Talawaan Bantik.

 

Diketahui, Jembatan Perintis Garuda memiliki panjang 52 meter dan dikerjakan selama kurang lebih 60 hari kerja. Usai peresmian, Bupati Minut bersama Danrem 131/Stg turut menyerahkan bantuan tali asih kepada warga sekitar.(Del)

Editor : Ridel Palar
Pemkab Minahasa Utara Jembatan Perintis Garuda