Bupati Minahasa Robby Dondokambey SSi MAP (RD) mengapresiasi kerja keras semua pihak yang terlibat dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di tengah dinamika perekonomian nasional yang penuh tantangan. “Penurunan IPH ini menunjukkan bahwa langkah pengendalian inflasi di Minahasa berjalan baik. Saya memberikan apresiasi atas kerja sama dan sinergi semua pihak dalam menjaga ketersediaan serta kestabilan harga bahan pokok,” ujar Bupati RD saat mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah yang dipimpin secara virtual oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Komjen Pol Tomsi Tohir Balaw, di Ruang Command Center Kantor Bupati, Selasa (19/8/2025).
Dalam rakor tersebut, Bupati didampingi oleh Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Minahasa Dr Lynda Watania MM MSi serta jajaran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Minahasa. TPID menjadi garda terdepan dalam mengimplementasikan berbagai strategi pengendalian harga, termasuk menjaga distribusi barang, memastikan pasokan tetap tersedia, serta melakukan intervensi pasar jika terjadi lonjakan harga di lapangan.
Sekkab Lynda Watania menegaskan bahwa TPID Kabupaten Minahasa berkomitmen melanjutkan strategi pengendalian inflasi dengan empat fokus utama, yakni ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, keterjangkauan harga, dan komunikasi efektif dengan masyarakat. “Kami akan terus memperkuat koordinasi antarinstansi, termasuk menggandeng pelaku usaha dan masyarakat, agar stabilitas harga tetap terjaga sehingga daya beli masyarakat Minahasa bisa terus meningkat,” ungkapnya.
Selain itu, Pemkab Minahasa juga telah melakukan sejumlah langkah konkrit, seperti operasi pasar, kerja sama dengan petani dan pelaku usaha lokal, serta memaksimalkan pemanfaatan lahan pertanian untuk memperkuat ketahanan pangan. Upaya ini tidak hanya menekan laju inflasi, tetapi juga memberikan peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan produktivitas ekonomi.
Keberhasilan Minahasa dalam menurunkan IPH ini juga sejalan dengan arahan pemerintah pusat yang mendorong daerah untuk lebih aktif dan responsif dalam menghadapi gejolak harga pangan. Dengan pencapaian ini, diharapkan stabilitas ekonomi daerah bisa terus terjaga, serta memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Pemkab Minahasa berkomitmen untuk terus menjaga tren positif ini melalui kolaborasi yang berkesinambungan antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. Dengan demikian, Minahasa optimistis dapat menjadi salah satu daerah yang mampu menjaga ketahanan pangan sekaligus memperkuat daya tahan ekonomi di tengah ketidakpastian global.(ler)
Editor : Lerby Fabio Tamuntuan