Kondisi tersebut terungkap saat Bupati Minahasa Dr Robby Dondokambey SSi MAP (RD) bersama Wakil Bupati Vanda Sarundajang SS (Vasung) melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Tondano, Selasa (10/3/2026).
Sidak tersebut juga diikuti Ketua DPRD Minahasa Drs Robby Longkutoy MM, Kepala Kejaksaan Negeri Minahasa Rama Eka Darma SH MH, Wakapolres Minahasa Kompol Jon Rumate, serta Danramil Eris Kapten Inf Farisnop Ompoeo yang mewakili Dandim.
Saat berada di lokasi pasar, rombongan Bupati langsung menerima berbagai keluhan dari masyarakat terkait sulitnya memperoleh LPG bersubsidi.
Menurut warga, gas LPG 3 kilogram sering kali tidak tersedia di pangkalan. Kalaupun ada, gas tersebut sudah dijual kembali di warung dengan harga jauh di atas harga normal.
“Susah cari gas pak Bupati. Kalau ada, harganya sudah mencapai Rp30 ribu di warung. Sedangkan di pangkalan LPG, pemilik selalu bilang habis walaupun baru saja masuk stok,” keluh salah seorang warga.
Masyarakat juga meminta Pemerintah Kabupaten Minahasa untuk memberikan sanksi tegas kepada pangkalan yang diduga tidak menyalurkan LPG sesuai aturan.
“Dugaan kami pak, ada pangkalan nakal yang sengaja menjual LPG hanya kepada warung langganan mereka dengan harga di atas HET. Lalu warung menjual dengan harga yang sudah mahal,” imbuh warga.
Menanggapi keluhan tersebut, Bupati Dr Robby Dondokambey SSi MAP menegaskan bahwa pemerintah daerah akan mengambil langkah tegas terhadap pangkalan yang terbukti melakukan pelanggaran dalam distribusi LPG bersubsidi.
“Pangkalan LPG yang kedapatan melanggar aturan akan kami tindak tegas. Pemkab Minahasa juga akan mengajukan penambahan kuota LPG 3 kilogram selama bulan Ramadhan, sehingga diharapkan tidak ada lagi kelangkaan,” tegasnya.
Sementara itu, dari hasil pemantauan di Pasar Tondano, Bupati menyampaikan bahwa harga bahan bakar minyak di SPBU maupun harga LPG di pangkalan masih berada pada kisaran normal. Untuk sejumlah komoditas utama, harga masih relatif stabil meskipun terjadi fluktuasi.
“Harga komoditas utama seperti beras, minyak goreng, bawang, rica, dan tomat masih tergolong fluktuatif, namun tidak signifikan. Sementara sejumlah pangkalan LPG yang kami datangi memang belum memiliki stok. Pihak pangkalan menyampaikan stok LPG masuk sesuai jadwal,” jelas Bupati.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Minahasa akan terus melakukan pemantauan secara berkala terhadap perkembangan harga di pasar guna mengantisipasi potensi inflasi daerah.
Usai melakukan sidak di Pasar Tondano, rombongan pemerintah daerah bersama unsur Forkopimda melanjutkan pemantauan ke SPBU, pangkalan LPG, serta sejumlah warung guna memberikan teguran dan imbauan langsung terkait distribusi dan penjualan LPG bersubsidi di masyarakat.(ler)
Editor : Lerby Fabio Tamuntuan