Ibadah syukur yang diinisiasi keluarga besar Dondokambey-Lengkong tersebut berlangsung khidmat namun hangat, diwarnai kebersamaan antara keluarga, sahabat, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa.
Turut hadir Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, SS, Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr Lynda D Watania MM MSi, unsur Forkopimda yang diwakili Dandim 1302 Minahasa Letkol Inf Bonaventura, para anggota DPRD Kabupaten Minahasa, pimpinan instansi vertikal, Ketua Dharma Wanita Persatuan, serta jajaran TP-PKK, Dekranasda, Bunda PAUD dan Yayasan Jantung Indonesia Kabupaten Minahasa.
Selain itu, hadir pula unsur FKUB dan BKSAUA Kabupaten Minahasa, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi perempuan, serta insan pers yang turut memberi ucapan syukur dan doa bagi keluarga Dondokambey-Lengkong.
Ibadah syukur dipimpin oleh Pdt Winda Walalangi MTh yang juga menjabat Ketua BPAW Tondano V serta Ketua BPAS GMIM Moria Sasaran. Dalam khotbah yang diambil dari Mazmur 40:6, ia mengingatkan jemaat tentang karya Tuhan yang nyata dalam perjalanan hidup manusia.
“Enam puluh tahun bukan sekadar pertambahan usia, tetapi perjalanan hidup yang penuh pengalaman, cerita, serta berkat Tuhan. Semua yang telah dilewati merupakan bukti nyata perbuatan Tuhan dalam kehidupan hamba-Nya,” ungkap Pdt Walalangi.
Ia juga menekankan peran penting seorang ibu dalam kehidupan keluarga, terutama sebagai penjaga iman sekaligus pengikat kasih.
“Seorang ibu menjadi tiang doa dalam keluarga, yang menopang, mendoakan, dan menyatukan setiap anggota keluarga dalam kasih Tuhan,” tambahnya.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang menyampaikan rasa syukur atas perjalanan hidup dan pengabdian Ny Martina Watok Dondokambey-Lengkong yang kini memasuki usia 60 tahun.
Menurutnya, usia tersebut merupakan anugerah Tuhan sekaligus bukti perjalanan panjang pengabdian dalam melayani masyarakat Minahasa, khususnya melalui berbagai organisasi yang dipimpinnya.
“Kita bersyukur karena 60 tahun ini adalah anugerah dan berkat dari Tuhan. Kita telah melihat perjalanan pengabdian Ibu Martina dalam berbagai organisasi dan pelayanan kepada masyarakat, terutama melalui gerakan PKK yang turut mendorong berbagai prestasi Kabupaten Minahasa,” ujar Sarundajang.
Ia juga menilai bahwa di tengah berbagai tanggung jawab mendampingi Bupati Minahasa serta memimpin sejumlah organisasi, Martina Dondokambey-Lengkong tetap menunjukkan keteladanan dalam pelayanan kepada Tuhan.
“Bagi saya pribadi, yang paling luar biasa adalah kesetiaan beliau dalam melayani Tuhan. Tidak semua orang bisa melakukannya. Beliau tidak pernah lelah melayani, dan itu menjadi contoh bagi kita semua, terutama bagi kami yang lebih muda,” tambahnya.
Sarundajang juga mengutip Amsal 31:30 yang menekankan bahwa kecantikan dan kemolekan bersifat sementara, namun perempuan yang takut akan Tuhan patut dipuji.
“Jika dimaknai, kemolekan dan kecantikan itu sementara. Tetapi perempuan yang takut akan Tuhan, itulah yang akan dipuji. Nilai ini yang telah ditunjukkan oleh Ibu Martina dalam kehidupan dan pelayanannya,” tuturnya.
Ia pun berharap Martina Dondokambey-Lengkong tetap menjadi teladan dan sumber inspirasi, baik bagi keluarga maupun masyarakat Minahasa.
“Beliau bukan hanya menjadi tiang doa bagi keluarga, bagi Pak Bupati dan keluarga besar, tetapi juga bagi masyarakat Minahasa. Kiranya tetap menjadi contoh, kebanggaan, dan bunda bagi kita semua,” pungkasnya.
Momentum syukur ini juga menjadi refleksi atas perjalanan hidup dan pelayanan Ny Martina yang selama ini dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat.
Selain menjabat Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa, ia juga dipercaya sebagai Ketua Dekranasda Kabupaten Minahasa, Bunda PAUD, Ketua Pembina Posyandu, serta Ketua Yayasan Jantung Indonesia Kabupaten Minahasa.
Dalam kesempatan tersebut, Martina Dondokambey-Lengkong menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang hadir dan memberikan doa serta perhatian.
“Terima kasih kepada keluarga tercinta, kerabat, dan semua yang hadir serta memberikan ucapan. Kiranya Tuhan memberkati kita semua,” pungkasnya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan ucapan selamat ulang tahun, doa bersama, serta ramah tamah dalam suasana kekeluargaan yang hangat dan penuh sukacita.(ler)
Editor : Lerby Fabio Tamuntuan