Sosialisasi tersebut dibuka langsung oleh Bupati Minahasa, Dr. Robby Dondokambey SSi MAP, didampingi Wakil Bupati Vanda Sarundajang SS, Sekretaris Kabupaten Dr Lynda D Watania MM MSi serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Momentum ini turut ditandai dengan peluncuran tahapan pemilihan serta penyerahan kotak suara secara simbolis dari Ketua KPU Minahasa, Rendy V. J. Suawa, kepada Bupati Minahasa sebagai bentuk kesiapan penyelenggaraan Pilhut 2026.
Dalam laporannya, Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Minahasa, Riviva Maringka, menegaskan bahwa pemilihan hukum tua memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pelayanan publik di desa. Menurutnya, pelaksanaan pilhut yang demokratis dan transparan sangat penting untuk mencegah potensi konflik horizontal sekaligus memastikan pengelolaan keuangan desa berjalan akuntabel.
“Pelaksanaan pemilihan hukum tua bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi menjadi kebutuhan mendasar dalam menjaga kualitas demokrasi lokal serta memperkuat kepercayaan publik,” ungkap Maringka.
Sementara itu, Bupati Robby Dondokambey dalam sambutannya mengingatkan seluruh pihak untuk menjaga kualitas penyelenggaraan pilhut agar tetap menjadi contoh di tingkat nasional.
Ia mengungkapkan bahwa pada periode sebelumnya, Minahasa mendapat apresiasi dari Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri atas pelaksanaan pemilihan yang tertib dan transparan.
“Prestasi ini harus kita pertahankan. Pastikan seluruh proses Pilhut 2026 berjalan sesuai aturan yang berlaku,” tegas Dondokambey.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai kearifan lokal Torang Samua Basudara dalam menyikapi perbedaan pilihan politik. Menurutnya, semangat persaudaraan harus tetap menjadi fondasi utama dalam menjaga persatuan di tengah dinamika demokrasi desa.
Bupati juga mengingatkan seluruh panitia pemilihan untuk menjaga netralitas dan integritas, sementara para calon hukum tua diharapkan dapat berkompetisi secara sehat dengan mengedepankan visi serta program kerja yang jelas.
“Kepada seluruh aparatur pemerintah, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa, saya minta tetap menjaga netralitas dan memberikan dukungan penuh agar seluruh tahapan berjalan dengan baik,” tegasnya.
Di sela kegiatan, Bupati turut mengajak masyarakat untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban, terlebih di tengah momentum berbagai hari besar keagamaan yang berlangsung bersamaan, seperti masa sengsara menjelang Paskah bagi umat Kristiani, ibadah puasa Ramadan dan Idul Fitri bagi umat Muslim, serta Hari Raya Nyepi bagi umat Hindu.
Ia berharap sinergi antara penyelenggara, peserta, dan masyarakat dapat menciptakan pelaksanaan Pilhut yang aman, damai, dan berkualitas, sekaligus melahirkan pemimpin desa yang memiliki legitimasi kuat untuk mendorong kemajuan serta kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Minahasa.(ler)
Editor : Lerby Fabio Tamuntuan