Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Sempat Minus, Ini Dia Perjalanan Bangkitnya Ekonomi Sulawesi Utara

Pratama Karamoy • Selasa, 22 April 2025 | 09:00 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

MANADOPOST.ID - Setelah sempat terpuruk di tahun 2020, ekonomi Provinsi Sulawesi Utara berhasil bangkit dan terus melaju stabil selama empat tahun berturut-turut. Berdasarkan data resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Sulut menunjukkan tren positif sejak tahun 2021 hingga 2024, mencerminkan pemulihan yang kuat pasca pandemi COVID-19.

Pada tahun 2020, ekonomi Sulawesi Utara mengalami tekanan hingga menyentuh -0,99%. Ini merupakan dampak langsung dari pandemi global yang menghentikan sebagian besar aktivitas ekonomi, membatasi pergerakan masyarakat, dan menekan daya beli.

Namun, titik balik dimulai pada tahun 2021, ketika pertumbuhan ekonomi melonjak menjadi 4,16%. Ini merupakan sinyal awal bahwa aktivitas ekonomi mulai pulih, ditopang oleh relaksasi kebijakan pembatasan, pemulihan sektor pariwisata domestik, dan geliat konsumsi rumah tangga.

Photo
Photo

Tren Pertumbuhan yang Konsisten

Konsistensi menjadi kata kunci dalam perkembangan ekonomi Sulawesi Utara. Tahun 2022 mencatat pertumbuhan 5,42%, kemudian meningkat lagi pada 2023 menjadi 5,48%, yang merupakan capaian tertinggi dalam lima tahun terakhir. Di tahun 2024, pertumbuhan tetap terjaga di angka 5,39%, menandakan keberhasilan pemerintah daerah dan pelaku ekonomi dalam menjaga momentum positif.

Baca Juga: Pelabuhan Bitung Sulawesi Utara Masih Mendominasi Ekspor, Ada Saingan?

Pertumbuhan yang stabil di atas 5% selama tiga tahun berturut-turut menunjukkan bahwa ekonomi Sulawesi Utara tidak hanya pulih, tetapi juga mengalami peningkatan struktural yang kuat.

Optimisme dan Tantangan ke Depan

Capaian ini tidak bisa dilepaskan dari peran berbagai sektor unggulan seperti pertanian, perikanan, industri pengolahan, serta sektor jasa seperti perdagangan dan transportasi. Selain itu, meningkatnya belanja masyarakat dan investasi infrastruktur juga mendorong laju ekonomi yang lebih cepat.

Namun demikian, tantangan global seperti ketidakpastian ekonomi dunia, perubahan iklim, dan ketegangan geopolitik tetap perlu diwaspadai. Konsistensi pertumbuhan harus dijaga melalui diversifikasi ekonomi, pembinaan UMKM, dan pembangunan ekonomi hijau yang berkelanjutan.(pr)

Editor : Pratama Karamoy
#Sulut #Ekonomi