MANADOPOST.ID- Dunia pendidikan menengah di Provinsi Jawa Barat terus menunjukkan perkembangan. Berdasarkan data BPS dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, jumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) di bawah kewenangan kementerian tersebut di Jawa Barat mencapai 6.051 sekolah pada tahun ajaran 2024/2025.
Jumlah tersebut terdiri dari 1.993 sekolah negeri dan 4.058 sekolah swasta, menunjukkan dominasi lembaga pendidikan swasta dalam pendidikan menengah pertama di provinsi ini. Dibandingkan tahun sebelumnya, terjadi kenaikan jumlah total SMP dari 5.945 menjadi 6.051 sekolah.
Kabupaten Bogor menjadi wilayah dengan jumlah SMP terbanyak, mencapai 768 sekolah pada 2024/2025, disusul Kabupaten Bekasi sebanyak 664 sekolah, dan Kabupaten Bandung dengan 640 sekolah. Sebaliknya, wilayah dengan jumlah SMP paling sedikit adalah Kota Banjar (28 sekolah) dan Kota Sukabumi (48 sekolah).
Data ini juga menggambarkan upaya pemerataan pendidikan, di mana pertumbuhan sekolah tidak hanya terjadi di kota besar, tapi juga menjangkau kabupaten-kabupaten yang wilayahnya luas. Misalnya, Kabupaten Cianjur memiliki 444 SMP, sedangkan Kabupaten Tasikmalaya mencatat 335 SMP pada tahun ajaran terbaru.
Dengan lebih dari 6.000 SMP, Jawa Barat menjadi provinsi dengan salah satu jaringan pendidikan menengah terluas di Indonesia. Hal ini merupakan modal besar dalam pembangunan sumber daya manusia, khususnya usia remaja menuju pendidikan menengah atas atau kejuruan.
Editor : Clavel Lukas