MANADOPOST.ID- Jumlah guru di Provinsi Jawa Barat tercatat terus meningkat dalam dua tahun ajaran terakhir, dengan total mencapai 97.139 orang pada tahun ajaran 2024/2025. Data ini menunjukkan pertambahan yang cukup stabil dari tahun sebelumnya yang mencatatkan 97.202 guru.
Meski terjadi sedikit penurunan jumlah total, beberapa daerah justru mengalami peningkatan signifikan, terutama di wilayah perkotaan seperti Bandung, Bekasi, dan Depok.
Dari sisi distribusi, Kota Bandung masih menjadi wilayah dengan jumlah guru terbanyak secara keseluruhan, yaitu 7.065 guru pada tahun ajaran 2024/2025.
Diikuti oleh Kota Bekasi dengan total 6.632 guru dan Kota Depok sebanyak 4.230 guru. Wilayah-wilayah ini memang dikenal sebagai pusat urbanisasi dan pendidikan di Jawa Barat, dengan banyaknya sekolah negeri maupun swasta yang beroperasi.
Namun, tantangan justru muncul di wilayah dengan jumlah guru yang minim, seperti Kabupaten Pangandaran yang hanya memiliki total 941 guru, serta Kota Banjar dengan jumlah 542 guru.
Dari sisi perbandingan antara guru negeri dan swasta, pola umum yang terlihat adalah dominasi guru swasta di kota besar. Misalnya, di Kota Depok, guru swasta mencapai 2.179 orang, melampaui jumlah guru negerinya yang sebanyak 2.051 orang. Di sisi lain, beberapa kabupaten seperti Garut dan Tasikmalaya masih menunjukkan dominasi guru negeri.
Secara keseluruhan, total guru negeri di Jawa Barat mencapai 55.077 orang pada tahun ajaran 2024/2025, sedangkan guru swasta berjumlah 42.062 orang. Perimbangan ini menunjukkan pentingnya peran lembaga swasta dalam menopang sistem pendidikan, terutama di kota-kota besar.
Dengan dinamika ini, distribusi guru di Jawa Barat masih menyisakan pekerjaan rumah, namun upaya peningkatan terus dilakukan agar pendidikan berkualitas dapat dirasakan secara merata oleh seluruh pelajar Jawa Barat.
Editor : Clavel Lukas