Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Jumlah SMP di Gorontalo Naik Tipis, Bagaimana Dengan Muridnya?

Pratama Karamoy • Selasa, 13 Mei 2025 | 09:10 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

MANADOPOST.ID - Dalam lanskap pendidikan tingkat menengah pertama di Provinsi Gorontalo, data terbaru dari Kementerian Pendidikan menunjukkan pola yang stabil dari sisi jumlah sekolah, namun diwarnai dinamika dalam distribusi guru dan murid. Dengan total 344 SMP dan lebih dari 40 ribu siswa, Gorontalo menghadirkan potret pendidikan menengah yang relatif mapan namun penuh potensi peningkatan kualitas.

Photo
Photo

Jumlah SMP di Gorontalo Meningkat Tipis

Total sekolah tingkat SMP di Provinsi Gorontalo bertambah sedikit, dari 342 menjadi 344 sekolah. Jumlah sekolah negeri tetap di angka 313, menunjukkan stabilitas tanpa ekspansi besar. Namun, sekolah swasta mencatat sedikit peningkatan, dari 29 menjadi 31 unit, mengindikasikan adanya inisiatif pendidikan non-pemerintah yang masih terus tumbuh meskipun perlahan.

Kabupaten Gorontalo menjadi penyumbang SMP terbanyak (119 sekolah), disusul oleh Pohuwato dan Bone Bolango. Kota Gorontalo sendiri memiliki 23 SMP, tetapi dengan konsentrasi cukup tinggi dalam jumlah murid dan guru swasta.

Jumlah Guru Naik, Namun Distribusinya Kurang Merata

Pada tahun ajaran 2024/2025, jumlah guru di Provinsi Gorontalo meningkat dari 4.388 menjadi 4.412 orang. Kenaikan ini tersebar di berbagai kabupaten/kota, dengan pola pertumbuhan yang beragam.

Kabupaten Gorontalo kembali menjadi penyumbang guru terbesar (1.320 guru), sementara Kota Gorontalo mencatat jumlah guru swasta tertinggi dengan 68 guru, dari total 569 guru di wilayah tersebut. Di sisi lain, Kabupaten Gorontalo Utara mengalami penurunan jumlah guru negeri dari 668 menjadi 642 orang, yang bisa mengindikasikan rotasi, pensiun, atau kekosongan formasi.

Penurunan Jumlah Murid SMP: Tantangan atau Transisi?

Hal yang paling mencolok dalam data ini adalah penurunan jumlah murid. Total murid SMP di Gorontalo turun dari 41.425 menjadi 40.840 siswa dalam satu tahun ajaran. Penurunan terbesar terjadi di Kabupaten Gorontalo (dari 13.568 menjadi 13.425 murid), sedangkan Kota Gorontalo juga mencatat penurunan dari 7.776 menjadi 7.654 siswa.

Uniknya, sekolah swasta di Kota Gorontalo justru mencatat kenaikan jumlah murid, dari 732 menjadi 758 orang. Ini menunjukkan peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap sektor pendidikan swasta di wilayah perkotaan.

Baca Juga: 10 Ribu Lowongan Kerja Tersedia di Gorontalo, Ini Daerah Paling Menjanjikan

Kabupaten Bone Bolango mencatat penurunan signifikan di sekolah negeri, dari 5.661 menjadi 5.539 murid. Meskipun sekolah swasta di sana juga mengalami sedikit penurunan, tren ini dapat menjadi bahan evaluasi dalam pengelolaan dan distribusi fasilitas pendidikan.(pr)

Editor : Pratama Karamoy
#smp #Pendidikan #Manado Post #Gorontalo