MANADOPOST.ID- Provinsi Jawa Barat pada tahun 2024 mencatat jumlah penduduk sebanyak lebih dari 51 juta jiwa, dengan komposisi agama yang didominasi oleh pemeluk Islam sebanyak 49,1 juta orang, atau sekitar 96,5 persen dari total populasi. Data ini dirilis oleh Badan Pusat Statistik dalam publikasi Provinsi Jawa Barat Dalam Angka 2025, tepatnya dalam Tabel 4.5.4.
Kendati mayoritas beragama Islam, Jawa Barat menunjukkan wajah pluralisme yang kuat. Tercatat terdapat 894.880 penganut Protestan, 306.322 penganut Katolik, 98.505 penganut Hindu, 12.279 penganut Buddha, 3.285 penganut Khonghucu, serta lebih dari 3.200 orang yang menganut agama lain atau tidak tercantum secara resmi.
Beberapa kota besar seperti Kota Bandung, Kota Bekasi, dan Kota Depok menjadi wilayah dengan keragaman agama yang cukup mencolok. Misalnya, Kota Bekasi mencatat 191.536 umat Protestan, tertinggi di Jawa Barat, dan juga memiliki 64.576 penganut Katolik, serta jumlah penganut agama Hindu dan Buddha yang signifikan.
Kawasan urban seperti Bekasi dan Bandung menarik migrasi dari berbagai latar belakang budaya dan agama karena peluang kerja serta akses pendidikan dan teknologi. Fenomena urbanisasi tidak hanya membawa perpindahan fisik, tetapi juga pluralitas agama yang memperkaya dinamika sosial masyarakat.
Selain kota besar, Kabupaten Bogor dan Kabupaten Bandung juga menunjukkan angka signifikan untuk penganut non-Islam. Kabupaten Bandung memiliki lebih dari 51 ribu umat Protestan, dan 15 ribu umat Katolik. Sementara Kabupaten Cirebon mencatat hampir 10 ribu umat Protestan dan 7 ribu umat Katolik.
Sementara itu, agama Hindu paling banyak dianut di Kota Bekasi (4.074 orang) dan Kabupaten Bogor (2.528 orang). Adapun penganut Buddha terbanyak ditemukan di Kota Bekasi (4.052 orang) dan Kota Bandung (1.867 orang).
Keberagaman yang tetap rukun dan damai di Jawa Barat. Pemerintah terus memperkuat program lintas agama dan memperluas forum-forum dialog antarumat untuk mencegah konflik keagamaan. Selama lima tahun terakhir, indeks kerukunan umat beragama di Jawa Barat konsisten berada di atas angka nasional.
Jawa Barat yang dikenal sebagai lumbung pesantren tetap menjaga harmonisasi antaragama. Dengan peningkatan populasi dan urbanisasi, tantangan ke depan adalah menjaga toleransi, memperkuat pendidikan multikultural, serta merawat semangat kebhinekaan.
Editor : Clavel Lukas