MANADOPOST.ID - Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten mencatat bahwa rumah tangga merupakan segmen pelanggan terbanyak Perusahaan Listrik Negara (PLN) pada tahun 2023. Namun, secara konsumsi energi, sektor industri justru menjadi penyumbang terbesar.
Dari total 3.994.766 pelanggan PLN di Banten, sebanyak 3.664.711 pelanggan berasal dari sektor rumah tangga, jauh mengungguli segmen lain seperti bisnis (229.013 pelanggan) dan publik (72.864 pelanggan). Pemerintah dan sektor industri hanya mencatatkan masing-masing 13.309 dan 7.322 pelanggan.
Meski jumlah pelanggan rumah tangga mendominasi, total konsumsi energi terbesar justru tercatat di sektor industri. Dalam periode tersebut, sektor industri menyerap energi sebesar 15,81 juta megawatt hour (MWh), hampir dua kali lipat lebih tinggi dibanding rumah tangga yang mencatatkan 6,47 juta MWh.
Hal ini sejalan dengan daya tersambung sektor industri yang mencapai 6,61 juta kilovolt ampere (kVA), jauh lebih besar dibanding rumah tangga sebesar 4,01 juta kVA. Angka ini menunjukkan tingginya kebutuhan energi listrik di sektor industri yang berkontribusi signifikan terhadap perekonomian Banten.
Sektor bisnis juga menjadi kontributor penting, dengan total konsumsi energi sebesar 3,63 juta MWh dari 229 ribu pelanggan, dan daya tersambung mencapai 2,21 juta kVA.
Sementara itu, pelanggan dari sektor publik dan pemerintahan masing-masing mencatat konsumsi 463 ribu MWh dan 254 ribu MWh. Kategori lainnya yang termasuk dalam kelompok “lainnya” menyumbang konsumsi sebesar 326 ribu MWh.
Secara keseluruhan, total daya tersambung listrik di Provinsi Banten sepanjang 2023 mencapai 13,46 juta kVA, dengan total energi terjual mencapai 26,97 juta MWh.
Data ini menunjukkan pentingnya strategi pengelolaan energi yang efisien, khususnya pada sektor industri, guna menjaga keberlanjutan dan stabilitas suplai listrik di Banten yang terus berkembang secara ekonomi dan industri. (*)
Editor : Tanya Rompas