Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

7.883 Warga Binaan Ditampung di 22 Lembaga Sosial Milik Pemprov DKI Jakarta Sepanjang 2024

Deiby Rotinsulu • Selasa, 10 Juni 2025 | 17:20 WIB

Ilustrasi.
Ilustrasi.

MANADOPOST.ID- Sebanyak 7.883 warga binaan sosial (WBS) tercatat berada dalam pengasuhan lembaga-lembaga pelayanan kesejahteraan sosial yang dikelola oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sepanjang tahun 2024.

Data ini menunjukkan peran aktif Dinas Sosial DKI Jakarta dalam memberikan perlindungan dan pendampingan bagi kelompok masyarakat yang tergolong rentan secara sosial.

Total terdapat 22 unit lembaga sosial yang tersebar di berbagai wilayah Jakarta.

Lembaga-lembaga ini terbagi ke dalam beberapa kategori berdasarkan kelompok sasaran yang mereka layani.

Dari seluruh jenis lembaga, Panti Sosial Penyandang Cacat menjadi yang terbesar dalam jumlah penerima manfaat.

Sebanyak delapan unit panti melayani hingga 3.892 warga binaan yang terdiri dari penyandang disabilitas fisik maupun mental.

Selanjutnya, Panti Sosial Tresna Werdha, yang diperuntukkan bagi para lansia, mencatatkan jumlah cukup besar dengan empat unit yang menampung sebanyak 1.798 orang lanjut usia.

Ini mencerminkan tingginya kebutuhan layanan sosial bagi kelompok usia tua di ibu kota.

Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya juga menjadi lembaga dengan jumlah warga binaan signifikan, dengan dua unit yang menaungi 1.462 orang.

Panti ini umumnya ditujukan untuk mereka yang mengalami masalah sosial kronis seperti tunawisma atau individu yang tidak memiliki dukungan keluarga.

Sementara itu, Panti Sosial Asuhan Anak dan Remaja tercatat memiliki enam unit dan merawat 811 anak serta remaja yang membutuhkan perlindungan.

Mereka adalah anak-anak yang berasal dari keluarga bermasalah, anak jalanan, maupun yang terlantar.

Panti Sosial Karya Wanita juga berperan penting dengan satu unit yang menangani 222 perempuan yang memerlukan pelatihan keterampilan dan pembinaan kemandirian.

Di sisi lain, Panti Sosial Remaja Putra memiliki satu unit dengan jumlah warga binaan sebanyak 144 orang.

Selain lembaga-lembaga tersebut, terdapat pula satu unit Panti Sosial Bina Karya yang berfungsi sebagai tempat penampungan sementara bagi individu dalam keadaan darurat, dengan total 154 warga binaan selama tahun 2024.

Meskipun data spesifik tidak tercantum secara rinci, Dinas Sosial DKI Jakarta juga mengoperasikan lembaga lain yang berada di luar kategori panti, seperti Unit Bina Karya, Non-Panti Sosial dalam rangka kesejahteraan sosial, dan
Pusat Santunan Keluarga.

Ketiga jenis lembaga ini turut menunjang keberhasilan sistem perlindungan sosial secara menyeluruh.

Dengan total 22 lembaga aktif dan hampir delapan ribu warga binaan, Pemprov DKI Jakarta menunjukkan komitmennya dalam memberikan layanan sosial yang berkelanjutan.

Keberadaan berbagai jenis panti ini tidak hanya sebagai tempat perlindungan, tetapi juga sebagai sarana rehabilitasi, pelatihan, dan pemberdayaan, agar warga binaan dapat kembali hidup mandiri dan produktif dalam masyarakat. (*)

Editor : Gregorius Mokalu
#lembaga #Jakarta #sosial #data #Binaan #warga