Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Sekolah TK Negeri di Sulsel Semakin Diminati, Jumlah Murid Terus Bertambah

Pratama Karamoy • Jumat, 25 Juli 2025 | 08:05 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

MANADOPOST.ID - Perkembangan pendidikan anak usia dini di Provinsi Sulawesi Selatan kembali menunjukkan tren yang dinamis. Data terbaru tahun ajaran 2024/2025 mencatat adanya perubahan signifikan dalam jumlah sekolah, guru, dan murid taman kanak-kanak (TK) di seluruh kabupaten dan kota. Informasi ini memperlihatkan bagaimana setiap daerah mengelola pendidikan dasar sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia.

Photo
Photo
Photo
Photo
Photo
Photo

Secara total, Sulawesi Selatan memiliki 4.543 sekolah TK, meningkat dari 4.516 sekolah pada tahun sebelumnya. Kenaikan ini terjadi seiring dengan bertambahnya sekolah negeri dari 348 menjadi 404 unit, meskipun jumlah sekolah swasta mengalami sedikit penurunan dari 4.168 menjadi 4.139. Perubahan ini menandai adanya penyeimbangan antara sektor pendidikan publik dan swasta.

Kabupaten Gowa menjadi wilayah dengan jumlah sekolah TK terbanyak yaitu 302 unit, disusul Kota Makassar dengan 505 sekolah, hampir seluruhnya berasal dari sektor swasta. Sementara itu, kabupaten-kabupaten seperti Tana Toraja, Pangkajene dan Kepulauan, dan Enrekang menunjukkan lonjakan signifikan pada jumlah sekolah negeri dibandingkan tahun sebelumnya, menandakan perhatian pemerintah daerah terhadap akses pendidikan yang lebih merata.

Pertumbuhan jumlah guru TK pun menunjukkan peningkatan yang cukup besar. Total guru TK di Sulawesi Selatan tahun ajaran 2024/2025 mencapai 16.833 orang, naik dari 16.562 pada tahun sebelumnya. Dari jumlah tersebut, guru di sekolah negeri meningkat tajam dari 1.844 menjadi 2.161 orang, sedangkan guru di sekolah swasta relatif stabil di angka 14.672. Hal ini mencerminkan kebijakan afirmatif untuk memperkuat lembaga pendidikan negeri, terutama di wilayah-wilayah dengan keterbatasan akses.

Baca Juga: Daerah Mana yang Paling Sepi dan Ramai Penduduk di Sulsel?

Jika ditinjau dari distribusi guru, Kota Makassar memiliki tenaga pengajar terbanyak dengan 2.325 guru, hampir seluruhnya mengajar di sekolah swasta. Di sisi lain, daerah seperti Bone dan Bulukumba menunjukkan jumlah guru swasta yang mendominasi, mengindikasikan peran besar sektor non-pemerintah dalam pendidikan dasar di wilayah tersebut.

Tidak kalah penting, total jumlah murid TK di Sulawesi Selatan tercatat mencapai 158.287 anak untuk tahun ajaran 2024/2025. Meskipun hanya meningkat tipis dibandingkan tahun sebelumnya (158.343 anak), distribusinya memperlihatkan pola menarik. Jumlah murid di sekolah negeri mengalami peningkatan signifikan dari 17.286 menjadi 20.154 anak, sedangkan jumlah murid di sekolah swasta justru menurun menjadi 138.133 anak.

Penurunan jumlah murid di sekolah swasta tampak dominan di daerah-daerah seperti Jeneponto dan Takalar, yang sebelumnya memiliki murid TK swasta di atas 7.000 anak. Sebaliknya, beberapa kabupaten seperti Wajo, Sidenreng Rappang, dan Luwu menunjukkan peningkatan pada sektor negeri.

Tren ini mengisyaratkan adanya pergeseran minat orang tua terhadap pendidikan anak usia dini dari lembaga swasta ke lembaga negeri. Alasan di balik pergeseran ini bisa jadi berkaitan dengan peningkatan kualitas dan ketersediaan fasilitas di sekolah negeri serta kebijakan daerah yang menggratiskan biaya pendidikan di lembaga publik.

Secara keseluruhan, dinamika pendidikan TK di Sulawesi Selatan menggambarkan komitmen kuat pemerintah daerah dan masyarakat dalam memastikan akses pendidikan awal yang berkualitas dan merata. Dengan terus bertambahnya jumlah guru dan meningkatnya peran sekolah negeri, harapan akan generasi masa depan yang cerdas dan berkarakter tampaknya kian dekat untuk terwujud.(pr)

Editor : Pratama Karamoy
#Sulsel #mpedia #tk #BPS #Manado Post