MANADOPOST.ID - Pendidikan tingkat menengah atas di Provinsi Sulawesi Selatan menunjukkan tren yang relatif stabil dan cenderung meningkat dari tahun ajaran 2023/2024 ke 2024/2025. Hal ini tercermin dari data terbaru yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, terkait jumlah sekolah, guru, dan murid jenjang SMA di 24 kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.
Pada tahun ajaran 2024/2025, jumlah total SMA di provinsi ini mencapai 611 sekolah, meningkat tipis dari 607 sekolah pada tahun sebelumnya. Meski kenaikannya kecil, hal ini menunjukkan konsistensi pemerintah daerah dan pusat dalam memperluas akses pendidikan menengah bagi masyarakat.
Kota Makassar masih menduduki peringkat teratas dengan jumlah sekolah terbanyak, yakni 140 SMA, terdiri atas 24 sekolah negeri dan 116 sekolah swasta. Gowa berada di posisi kedua dengan 52 SMA, disusul oleh Maros dengan 35 sekolah. Sementara daerah dengan jumlah sekolah paling sedikit adalah Barru dan Bantaeng, masing-masing hanya memiliki delapan dan tujuh sekolah.
Dari sisi jumlah guru, terjadi sedikit penurunan dari 16.167 guru pada 2023/2024 menjadi 15.995 guru pada 2024/2025. Meskipun secara keseluruhan terdapat penurunan, beberapa kabupaten/kota seperti Gowa dan Luwu menunjukkan peningkatan jumlah guru baik di sekolah negeri maupun swasta. Kota Makassar kembali memimpin dengan total 2.584 guru, jauh mengungguli daerah lainnya.
Baca Juga: Mau Tahu Siapa Pekerja Terbanyak di Sulsel? Ini Datanya!
Sementara itu, jumlah siswa SMA di Sulawesi Selatan untuk tahun ajaran 2024/2025 tercatat sebanyak 228.582 siswa, sedikit menurun dari 230.017 siswa pada tahun ajaran sebelumnya. Penurunan ini tidak merata di seluruh wilayah, karena beberapa daerah seperti Gowa, Jeneponto, dan Maros justru mengalami peningkatan jumlah siswa.
Kota Makassar menyumbang jumlah siswa terbanyak dengan 40.639 orang, diikuti oleh Bone dengan 18.330 siswa dan Gowa dengan 16.916 siswa. Sebaliknya, daerah seperti Bantaeng dan Barru mencatat jumlah siswa yang relatif sedikit, masing-masing di bawah angka 4.000.
Peran sekolah swasta dalam menopang pendidikan SMA di Sulawesi Selatan juga sangat signifikan. Sekolah swasta tercatat mengelola lebih dari 270 sekolah pada tahun ajaran 2023/2024 dan meningkat menjadi 274 pada 2024/2025. Dari segi jumlah guru dan siswa, kontribusi sekolah swasta tidak dapat diabaikan terutama di kota-kota besar seperti Makassar, Parepare, dan Palopo.
Secara keseluruhan, meskipun tidak semua indikator menunjukkan peningkatan, stabilitas jumlah sekolah dan keberadaan tenaga pendidik yang cukup menjadi fondasi penting dalam menjaga kualitas pendidikan menengah atas di Sulawesi Selatan. Pemerataan pembangunan sektor pendidikan di seluruh wilayah juga tampak semakin diperhatikan, terlihat dari tidak adanya kabupaten atau kota yang mengalami penurunan drastis dalam aspek sekolah, guru, maupun siswa.(pr)
Editor : Pratama Karamoy