MANADOPOST.ID - Peta pendidikan tinggi di Sulawesi Selatan menunjukkan dinamika yang menarik sepanjang 2023 hingga 2024. Berdasarkan data dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi serta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, jumlah total perguruan tinggi di Sulsel mencapai 180 institusi pada tahun 2024. Meskipun mengalami sedikit penurunan dari 188 institusi pada 2023, sektor pendidikan tinggi tetap menunjukkan geliat signifikan, baik dari sisi jumlah tenaga pengajar maupun mahasiswa yang terdaftar.
Kota Makassar Menjadi Poros Pendidikan Tinggi
Kota Makassar masih menjadi pusat utama pendidikan tinggi di Sulawesi Selatan. Pada 2024, tercatat sebanyak 94 perguruan tinggi, terdiri dari 3 perguruan tinggi negeri dan 91 perguruan tinggi swasta. Jumlah ini sedikit menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencatat 99 institusi. Meski begitu, jumlah mahasiswa tetap tinggi mencapai 266.778 orang, dengan dominasi mahasiswa swasta sebanyak 158.430 orang.
Dari sisi tenaga pendidik, Makassar juga menjadi yang terdepan. Sebanyak 10.112 dosen mengajar di berbagai institusi pada 2024, terdiri dari 3.623 dosen di perguruan tinggi negeri dan 6.489 di swasta.
Daerah Penyangga Tumbuh Stabil
Beberapa daerah di sekitar Makassar menunjukkan pertumbuhan stabil dalam infrastruktur pendidikan tinggi. Kabupaten Bone misalnya, memiliki 11 perguruan tinggi swasta yang tetap bertahan pada dua tahun terakhir, serta mengalami kenaikan jumlah mahasiswa dari 5.712 pada 2023 menjadi 6.932 pada 2024. Hal ini diiringi dengan penambahan tenaga pengajar dari 408 menjadi 376 dosen pada periode yang sama.
Sidrap (Sidenreng Rappang) juga menjadi contoh lain dengan 5 perguruan tinggi swasta dan peningkatan mahasiswa dari 6.209 menjadi 7.318 orang. Jumlah dosen di wilayah ini mencapai 298 orang pada 2024, menjadikannya salah satu yang terbanyak di luar Makassar.
Perguruan Tinggi Negeri Masih Terbatas
Meskipun jumlah perguruan tinggi secara keseluruhan cukup besar, institusi negeri masih relatif terbatas. Dari total 180 perguruan tinggi di 2024, hanya 5 yang berstatus negeri, tidak mengalami perubahan dari tahun sebelumnya. Kota Makassar menampung mayoritas perguruan tinggi negeri dengan 3 institusi, disusul Parepare dan Pangkep masing-masing satu.
Baca Juga: Sekolah TK Negeri di Sulsel Semakin Diminati, Jumlah Murid Terus Bertambah
Sebaran Mahasiswa dan Dosen
Jumlah total mahasiswa di Sulawesi Selatan pada 2024 tercatat 356.734 orang, sedikit menurun dari 360.439 pada 2023. Sebagian besar mahasiswa menempuh pendidikan di institusi swasta, yakni sebanyak 245.898 orang. Ini mencerminkan kecenderungan mahasiswa untuk memilih institusi swasta yang jumlahnya memang jauh lebih banyak.
Sementara itu, tenaga pendidik atau dosen di seluruh wilayah Sulawesi Selatan mencapai 13.964 orang pada 2024, menurun dari 15.004 pada tahun sebelumnya. Sebagian besar dari mereka mengajar di perguruan tinggi swasta, menunjukkan tantangan dalam distribusi tenaga pendidik, terutama di luar Makassar.
Kabupaten Tanpa Perguruan Tinggi
Beberapa kabupaten seperti Luwu Utara tidak tercatat memiliki perguruan tinggi baik negeri maupun swasta pada dua tahun berturut-turut. Kondisi ini bisa menjadi perhatian pemerintah daerah dan pusat dalam upaya pemerataan akses pendidikan tinggi di seluruh wilayah Sulawesi Selatan.
Tren penurunan jumlah institusi dan mahasiswa secara keseluruhan menunjukkan perlunya evaluasi mendalam dalam pengelolaan dan dukungan terhadap sektor pendidikan tinggi. Meski beberapa daerah menunjukkan tren positif, ketimpangan antara wilayah pusat dan pinggiran masih sangat terasa. Investasi dalam infrastruktur pendidikan, pengembangan tenaga pengajar, dan kebijakan afirmatif untuk wilayah tertinggal menjadi kunci pemerataan pendidikan tinggi ke depan.(pr)
Editor : Pratama Karamoy