Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Ketersediaan Obat di Sulsel Semakin Baik, Jumlah Apotek Meningkat Pesat

Pratama Karamoy • Rabu, 30 Juli 2025 | 09:10 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

MANADOPOST.ID - Perkembangan fasilitas kesehatan di Sulawesi Selatan semakin menunjukkan tren positif. Salah satu indikator yang mencolok adalah pertumbuhan jumlah apotek di berbagai kabupaten dan kota. Data terbaru Badan Pusat Statistik mencatat jumlah apotek di provinsi ini meningkat signifikan dari 527 unit pada tahun 2020 menjadi 794 unit pada 2024.

Pertumbuhan ini menandakan semakin mudahnya masyarakat mengakses obat-obatan dan layanan farmasi, yang sekaligus menjadi bukti meningkatnya kesadaran serta kebutuhan akan layanan kesehatan modern di berbagai wilayah.

Photo
Photo

Kabupaten dan Kota dengan Pertumbuhan Tinggi

Beberapa daerah mencatat lonjakan yang luar biasa. Kabupaten Bulukumba misalnya, berhasil meningkatkan jumlah apotek dari 20 unit pada 2020 menjadi 47 unit pada 2024. Kabupaten Bone juga melonjak signifikan, dari 30 unit menjadi 59 unit pada periode yang sama.

Gowa tak kalah impresif dengan kenaikan dari 42 apotek di 2020 menjadi 71 unit pada 2024, menjadikannya salah satu daerah dengan fasilitas farmasi terbanyak setelah Kota Makassar. Pinrang pun mencatat pertumbuhan tajam, dari 16 unit menjadi 28 unit.

Kota Makassar sebagai ibu kota provinsi tetap menjadi pusat utama layanan farmasi. Dari 114 unit apotek di 2020, jumlahnya kini mencapai 124 unit pada 2024, menegaskan perannya sebagai barometer layanan kesehatan di Sulawesi Selatan.

Daerah dengan Pertumbuhan Moderat dan Stabil

Selain lonjakan besar, beberapa daerah mencatat pertumbuhan moderat namun stabil. Kabupaten Luwu misalnya, naik dari 29 menjadi 43 apotek. Wajo tumbuh dari 23 menjadi 34 unit, sementara Luwu Utara bertambah dari 15 menjadi 30 unit.

Di sisi lain, Enrekang hanya sedikit bertambah dari 11 unit di 2020 menjadi 17 unit pada 2024. Begitu pula Jeneponto yang tumbuh dari 18 menjadi 26 unit.

Baca Juga: Peta Terbaru Pendidikan Tinggi Sulsel: Daerah Ini Masih Nihil!

Meski mayoritas daerah mengalami kenaikan, terdapat beberapa wilayah dengan pertumbuhan yang relatif kecil. Kota Palopo misalnya, justru mengalami fluktuasi. Dari 24 apotek pada 2020 naik menjadi 27 pada 2021, namun kemudian sedikit turun menjadi 26 unit di 2024.

Soppeng juga hanya mencatat peningkatan kecil, dari 14 unit di 2020 menjadi 23 unit pada 2024.

Bertambahnya jumlah apotek di Sulawesi Selatan menjadi sinyal positif bagi ketersediaan layanan farmasi yang lebih merata. Dengan jumlah 794 unit pada 2024, masyarakat di berbagai daerah kini memiliki akses yang lebih baik terhadap obat-obatan dan layanan kesehatan dasar.

Namun, peningkatan ini juga menuntut kualitas pelayanan yang konsisten. Pemerintah daerah bersama pihak terkait perlu memastikan bahwa apotek tidak hanya bertambah jumlahnya, tetapi juga terjamin mutu layanan dan ketersediaan obat yang dibutuhkan masyarakat.(pr)

Editor : Pratama Karamoy
#Sulsel #Kesehatan #apotek #mpedia #BPS #Manado Post