MANADOPOST.ID - Jumlah jemaah haji asal Sulawesi Selatan yang diberangkatkan ke Tanah Suci Mekkah menunjukkan dinamika yang menarik dalam kurun waktu tiga tahun terakhir. Data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik Sulawesi Selatan melalui publikasi Sulawesi Selatan Dalam Angka 2025 mengungkap bahwa sejak tahun 2022 hingga 2024, ribuan jemaah dari berbagai kabupaten dan kota di provinsi ini menunaikan ibadah haji. Pergerakan angka tersebut memperlihatkan betapa antusiasnya masyarakat Sulsel dalam memenuhi rukun Islam kelima meski dihadapkan pada berbagai tantangan.
Pada tahun 2022 tercatat sebanyak 3.344 jemaah haji diberangkatkan dari Sulawesi Selatan. Angka ini melonjak lebih dari dua kali lipat pada 2023, mencapai 7.914 jemaah. Meski pada 2024 terjadi sedikit penurunan, jumlahnya tetap tinggi dengan 7.758 jemaah. Kota Makassar menjadi penyumbang terbesar dengan 535 jemaah di 2022, kemudian meningkat tajam menjadi 1.146 di 2023, dan semakin tinggi lagi di 2024 dengan 1.216 jemaah.
Selain Makassar, lonjakan signifikan juga terlihat di Kabupaten Bone yang mengirim 344 jemaah pada 2022, naik menjadi 811 di 2023, dan meningkat lagi menjadi 826 di 2024. Kabupaten Bulukumba turut memperlihatkan tren serupa dengan 185 jemaah pada 2022 dan melonjak menjadi 428 pada 2024.
Baca Juga: Penyelesaian Tindak Pidana di Sulsel Meningkat Drastis, Kinerja Aparat Membaik?
Namun, tidak semua daerah menunjukkan kenaikan berkelanjutan. Kabupaten Barru, misalnya, sempat mengirim 196 jemaah pada 2023 namun menurun menjadi 183 di 2024. Kondisi serupa juga terjadi di beberapa daerah lain seperti Kota Palopo yang mencatat 124 jemaah di 2023 lalu turun menjadi 111 pada 2024.
Secara keseluruhan, data ini tidak hanya merekam jumlah keberangkatan, tetapi juga menggambarkan kesiapan dan antusiasme umat Islam di Sulawesi Selatan dalam melaksanakan ibadah haji. Hal ini sekaligus mencerminkan kerja keras pemerintah daerah dan Kementerian Agama dalam memastikan kelancaran penyelenggaraan haji, termasuk dalam aspek administrasi, kesehatan, dan logistik.
Dengan jumlah jemaah yang konsisten tinggi, Sulawesi Selatan menegaskan posisinya sebagai salah satu provinsi di Indonesia dengan semangat religius yang kuat.(pr)
Editor : Pratama Karamoy