Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Sektor Ini Masih Jadi Penopang Ekonomi Sulsel, Berapa Kontribusinya?

Pratama Karamoy • Jumat, 5 September 2025 | 07:00 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

MANADOPOST.ID - Ekonomi Sulawesi Selatan sepanjang 2024 menunjukkan dinamika menarik dengan struktur Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) yang masih ditopang kuat oleh sektor tradisional namun juga memberi ruang bagi aktivitas perdagangan dan pembangunan. Dari sisi lapangan usaha, tiga sektor besar tetap menjadi tulang punggung, sementara dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga menjadi motor utama pergerakan ekonomi daerah.

Photo
Photo

Lapangan Usaha Penyumbang PDRB Terbesar

Pertanian, kehutanan, dan perikanan menempati posisi terdepan sebagai penyumbang terbesar PDRB Sulawesi Selatan dengan kontribusi mencapai 21,84 persen. Angka ini mencerminkan betapa sektor berbasis sumber daya alam masih menjadi pilar ekonomi masyarakat. Tidak hanya menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, sektor ini juga menjadi pengaman bagi stabilitas ekonomi daerah di tengah gejolak global.

Posisi kedua ditempati perdagangan besar dan eceran termasuk reparasi mobil serta sepeda motor dengan kontribusi 14,80 persen. Kehadiran sektor ini menjadi cerminan geliat aktivitas pasar, pertumbuhan konsumsi masyarakat, dan meningkatnya mobilitas barang serta jasa.

Sementara itu, sektor konstruksi yang terus berkembang seiring dengan pembangunan infrastruktur mencatatkan kontribusi sebesar 13,51 persen. Angka ini menunjukkan bahwa pembangunan fisik, baik jalan, jembatan, perumahan, hingga fasilitas publik, semakin memperkuat perannya dalam perekonomian Sulawesi Selatan.

Jenis Pengeluaran Penyumbang PDRB Terbesar

Dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga memegang kendali dengan porsi terbesar yakni 51,66 persen. Hal ini menggambarkan bahwa daya beli masyarakat masih menjadi penggerak utama ekonomi daerah. Setiap transaksi belanja, baik kebutuhan pokok maupun gaya hidup, memberi kontribusi signifikan terhadap laju pertumbuhan ekonomi Sulsel.

Pembentukan modal tetap bruto berada di urutan kedua dengan sumbangan 37,57 persen. Angka ini mencerminkan adanya aktivitas investasi yang cukup kuat, baik dalam bentuk pembangunan pabrik, peralatan, maupun infrastruktur produktif lainnya. Pertumbuhan pada komponen ini sekaligus memberi sinyal adanya upaya penguatan basis ekonomi jangka panjang.

Pengeluaran konsumsi pemerintah menjadi komponen ketiga dengan kontribusi 8,02 persen. Meski relatif kecil dibandingkan rumah tangga dan investasi, peran pemerintah tetap vital terutama dalam menjaga stabilitas fiskal serta mendukung pembiayaan pembangunan daerah.

Baca Juga: Pergeseran Arah Impor Sulsel, Apa Yang Menjadi Fokus Baru?

Data ini menunjukkan bahwa struktur ekonomi Sulawesi Selatan masih ditopang oleh kekuatan domestik, terutama konsumsi rumah tangga, diikuti oleh investasi dan belanja pemerintah. Sementara itu, dari sisi produksi, pertanian tetap mendominasi meski sektor perdagangan dan konstruksi terus menunjukkan peran yang semakin menonjol.

Dengan kombinasi ini, Sulawesi Selatan berada pada jalur pertumbuhan yang relatif stabil, meskipun tetap menghadapi tantangan diversifikasi ekonomi. Penguatan sektor industri pengolahan dan jasa modern dipandang perlu agar struktur ekonomi daerah tidak hanya bergantung pada sektor tradisional dan konsumsi masyarakat.(pr)

Editor : Pratama Karamoy
#PDRB #Sulsel #mpedia #BPS #Manado Post