MANADOPOST.ID - Kota Bitung kembali menunjukkan geliat pertumbuhan yang menjanjikan, kali ini terlihat dari meningkatnya jumlah pelanggan listrik di berbagai sektor sepanjang lima tahun terakhir. Berdasarkan data PLN Ranting Bitung yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik, jumlah pelanggan listrik di kota ini melonjak dari 57.818 pelanggan pada tahun 2020 menjadi 69.074 pelanggan pada tahun 2024.
Kenaikan yang cukup signifikan ini mencerminkan peningkatan aktivitas masyarakat dan dunia usaha yang semakin bergantung pada pasokan energi listrik. Dalam periode tersebut, seluruh kategori pelanggan mengalami pertumbuhan positif yang menggambarkan stabilitas dan ekspansi ekonomi di berbagai lapisan kehidupan masyarakat Bitung.
Sektor rumah tangga menjadi kontributor terbesar dengan jumlah pelanggan mencapai 64.662 pada tahun 2024. Angka ini naik lebih dari sepuluh ribu pelanggan dibandingkan lima tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini memperlihatkan semakin luasnya akses listrik ke permukiman warga, sekaligus menandakan peningkatan taraf hidup masyarakat yang kini semakin banyak memanfaatkan listrik untuk kebutuhan produktif seperti usaha rumahan, kegiatan pendidikan daring, dan penggunaan peralatan modern di rumah.
Sementara itu, sektor usaha juga menunjukkan peningkatan stabil dari 2.467 pelanggan pada 2020 menjadi 2.833 pelanggan pada 2024. Peningkatan ini menunjukkan bahwa sektor komersial di Bitung terus berkembang, baik di bidang perdagangan, kuliner, jasa maupun industri kecil yang semakin membutuhkan dukungan energi untuk beroperasi optimal.
Baca Juga: Peternakan Unggas di Bitung Tumbuh Positif, Ini Rahasianya
Peningkatan jumlah pelanggan juga tampak di sektor kantor dan gedung perkantoran, yang naik dari 268 pelanggan menjadi 316 dalam kurun waktu lima tahun. Hal ini menggambarkan bertambahnya aktivitas pemerintahan, perbankan, lembaga pendidikan, serta layanan publik lainnya yang turut memperkuat denyut ekonomi daerah.
Tak kalah menarik, sektor industri mencatat lonjakan pelanggan paling signifikan secara persentase, dari 85 pelanggan pada tahun 2020 menjadi 105 pelanggan pada tahun 2024. Meskipun jumlahnya relatif kecil dibanding sektor lain, pertumbuhan ini menandakan meningkatnya kehadiran investor dan pelaku industri baru di kawasan Bitung yang dikenal sebagai kota pelabuhan dan gerbang logistik di Sulawesi Utara.
Sektor sosial juga menunjukkan peningkatan positif, dari 1.004 pelanggan pada 2020 menjadi 1.158 pelanggan pada 2024. Ini menunjukkan bahwa layanan publik seperti rumah ibadah, panti sosial, dan fasilitas masyarakat semakin mendapatkan akses energi yang memadai untuk mendukung kegiatan mereka.
Secara keseluruhan, pertumbuhan jumlah pelanggan listrik di Bitung menegaskan bahwa kota ini tengah mengalami percepatan pembangunan yang merata. Akses energi yang semakin luas menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, peningkatan kesejahteraan, dan daya saing daerah. Dengan tren pertumbuhan yang konsisten setiap tahun, Bitung kian menegaskan dirinya sebagai salah satu kota dengan potensi industri dan ekonomi paling dinamis di kawasan timur Indonesia.(pr)
Editor : Pratama Karamoy