MANADOPOST.ID - Pertumbuhan sektor pariwisata di Kota Bitung terus menunjukkan geliat positif, terutama pada kategori akomodasi kelas menengah seperti resort. Berdasarkan data resmi dari Dinas Pariwisata Kota Bitung tahun 2024, tercatat sebanyak 20 resort beroperasi di seluruh wilayah kota, dengan total 249 kamar dan 270 tenaga kerja. Angka ini menjadi sinyal kuat bahwa minat wisatawan terhadap penginapan bernuansa alam di Bitung semakin meningkat.
Dari delapan kecamatan yang ada, Lembah Utara menjadi wilayah dengan jumlah resort terbanyak, mencapai delapan unit dengan 114 kamar dan melibatkan 132 tenaga kerja. Angka tersebut menempatkan kecamatan ini sebagai pusat utama aktivitas resort di Kota Bitung. Keunggulan potensi wisata bahari dan pesisir yang dimiliki kawasan ini tampak menjadi magnet bagi investor dan pelaku usaha pariwisata untuk mengembangkan fasilitas penginapan yang lebih berkelas.
Posisi berikutnya ditempati oleh Aertembaga dengan lima resort aktif yang menyediakan 56 kamar serta melibatkan 111 tenaga kerja. Wilayah ini dikenal sebagai salah satu kawasan dengan akses strategis menuju pelabuhan dan objek wisata laut, sehingga mendukung tingginya tingkat okupansi akomodasi.
Sementara itu, Lembeh Selatan mencatat tiga resort yang menyediakan 28 kamar dan mempekerjakan sepuluh orang. Kecamatan Madidir, Matuari, Maesa, dan Ranowulu masing-masing memiliki satu resort aktif, dengan jumlah kamar bervariasi antara sepuluh hingga tiga puluh unit. Hanya Kecamatan Girian yang belum tercatat memiliki resort pada tahun 2024.
Baca Juga: Potret Industri Hotel Bitung, Stabil Tapi Penuh Potensi
Menariknya, dari total 270 tenaga kerja yang terserap di sektor resort, sebanyak 41 orang telah bersertifikat, sedangkan 229 lainnya masih belum memiliki sertifikasi resmi. Hal ini menunjukkan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia pariwisata untuk mendukung layanan profesional yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.
Pemerintah Kota Bitung diharapkan dapat memperkuat pelatihan tenaga kerja, memfasilitasi perizinan investasi, dan mendorong promosi wisata agar pemerataan ekonomi pariwisata dapat dirasakan hingga ke tingkat kecamatan. Dengan infrastruktur yang terus berkembang dan potensi alam yang melimpah, Bitung memiliki peluang besar untuk menjadikan sektor resort sebagai salah satu penggerak utama ekonomi kota.(pr)
Editor : Pratama Karamoy