Amankan Aset Negara, PLN Terima 289 Sertifikat di Sulawesi Tengah
Tanya Rompas• Jumat, 4 Februari 2022 | 17:56 WIB
PhotoMANADOPOST.ID- PT.PLN (Persero) dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) memperkuat sinerginya dalam rangka Pengamanan aset objek Vital Nasional, dalam Rapat Evaluasi Proses Sertifikasi tahun 2021 dan Koordinasi Percepatan Sertifikasi Tahun 2022 antara Badan Pertanahan Nasional Provinsi Sulawesi Tengah dan PT. PLN (Persero) sebanyak 289 Persil Sertifikat tanah diserahkan Oleh BPN Sulawesi Tengah Kepada PLN UIKL Sulawesi, PLN UIW Sulutenggo dan PLN UIP Sulawesi. Sertifikat tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah BPN Sulawesi Tengah Joni Janarto Widianto kepada General Manager PLN UIKL Sulawesi Munawwar Furqan yang disaksikan langsung oleh Seluruh Kepala Kantor Pertanahan se-Sulawesi Tengah, PLN UIW Sulutenggo & PLN UIP Sulawesi, turut hadir juga Kepala Kantor Wilayah BPN Sulawesi Selatan Bambang Priono. “Proses Pengamanan Asset yang telah berjalan sejauh ini diharapkan akan terus berlanjut, karena dengan adanya legalitas aset tanah akan semakin menguatkan komitmen PLN dalam mengamankan, memelihara, dan mendayagunakan aset tanah yang dikelola oleh PLN, tentunya demi masa depan penyediaan tenaga listrik," tutur Munawwar Furqan, General Manager PT PLN (Persero) UIKL Sulawesi. Dalam kesempatan yang sama PLN juga menyerahkan bantuan fasilitas kerja kepada kantor ATR dan BPN di Provinsi Sulawesi Tengah. “Selanjutnya kami ucapkan terimakasih kepada Kepala Kantor Wilayah BPN Sulawesi Tengah serta Kepala Kantor ATR/BPN Provinsi Sulawesi Tengah serta jajarannya, Pemerintah daerah beserta aparat desa atas sinerginya dalam upaya pengamanan aset negara. Kami harap Bantuan Fasilitas kerja ini dapat bermanfaat bagi kita semua” tambah Munawwa Sementara itu Kepala Kantor Wilayah BPN Sulawesi Tengah Joni Janarto Widianto mengatakan bahwa pihaknya akan terus merespon positif Proses Sertifikasi Tanah PLN sebagai upaya mengamankan aset Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hal ini guna mencegah permasalahan-permasalahan tanah dikemudian hari. “Kami berharap BPN dapat menjadi bagian dari solusi PLN dalam proses sertifikasi ini. Sertifikat tanah aset PLN yang diterbitkan kali ini sebanyak 289 persil yang tersebar di beberapa Kabupaten dan Kota. Sertifikat tanah yang masih dalam proses akan sesegera mungkin ditindak lanjuti agar kedepannya tidak ada masalah tanah dikemudian hari,” tutup Joni.(*) Editor : Tanya Rompas