Tragedi di Kanjuruhan, KemenPPPA Sebut 17 Anak Tewas dan Bisa Bertambah
Kenjiro Tanos• Minggu, 2 Oktober 2022 | 14:37 WIB
Kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan (Yudha Prabowo/AP)MANADOPOST.ID - Tragedi Kanjuruhan usai laga Arema versus Persebaya Sabtu (1/10) malam, menewaskan ratusan orang. Termasuk di dalamny ada anak-anak. Dinas Kesehatan Malang menuturkan hingga berita ini ditulis jumlah korban meninggal dunia bertambah jadi 130 orang. Sementara itu, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPA) menyebut ada 17 anak yang meninggal dalam insiden mengenaskan tersebut. "Iya, ini bersama Dinas PPPA Provinsi dan Kota Malang sedang melacak data anak-anak yang menjadi korban," kata Nahar selaku Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak seperti ditulis Antara, Minggu (2/10). Sementara itu, tujuh anak-anak lainnya masih sementara dirawat. Namun, Nahar menjelaskan bahwa korban kemungkinan bisa bertambah. Menurut KemenPPPA, anak-anak yang menjadi korban dalam tragedi ini kebanyakan berusia antara 12 tahun hingga 17 tahun. Pihak KemenPPPA juga masih terus memastikan jumlah anak yang meninggal serta korban luka-luka yang memerlukan perawatan fisik dan psikis lanjutan usai Tragedi Kanjuruhan. (Antara) Editor : Kenjiro Tanos