Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Hari Pertama Tembus 7.000 Pengunjung, Bendungan Kuwil Kawangkoan Jadi Primadona Wisata Baru Sulut

Desmi Babo • Kamis, 26 Januari 2023 | 12:43 WIB
WISATA BARU: Tampak kawasan wisata Bendungan Kuwil Kawangkoan yang telah dibuka untuk umum dan menjadi daya tarik sendiri bagi masyarakat di Sulut.
WISATA BARU: Tampak kawasan wisata Bendungan Kuwil Kawangkoan yang telah dibuka untuk umum dan menjadi daya tarik sendiri bagi masyarakat di Sulut.
MANADOPOST.ID--- Senin (23/1), Bendungan Kuwil Kawangkoan (Kukaw) telah dibuka untuk umum. Lokasi wisata ini pun langsung diserbu oleh berbagai kalangan masyarakat. Bahkan disebutkan oleh pemerintah setempat, ada ribuan pengunjung yang datang untuk melihat pesona dari bendungan yang dapat mereduksi banjir di Kota Manado ini. Gubernur Sulut Olly Dondokambey melalui Sekretaris Provinsi (Sekprov) Steve Kepel pun mengajak agar masyarakat dapat melestarikan Bendungan Kukaw yang memiliki nilai kebudayaan yang terkandung dari estetika bendungan tersebut. “Marilah kita sama-sama kunjungi dan lestarikan Bendungan Kuwil, bukan hanya sebagai legacy dari pemerintah yang ada sekarang, tapi juga sarana media pendidikan bagi masa depan bangsa,” ajak Kepel. Sementara itu, dalam pantauan Manado Post, tampak wisata Bendungan Kuwil Kawangkoan tengah ramai dikunjungi masyarakat baik warga setempat maupun dari luar Kabupaten Minahasa Utara (Minut). Hukum Tua Tua Desa Kawangkoan Nova Tanarawong, mengaku bahwa pasca dibukanya kawasan Bendungan Kuwil sebagai tempat wisata yang dapat dikunjungi warga, tercatat telah ribuan orang yang mengunjungi Bendungan Kuwil. “Kita sudah buka sejak 23 Januari lalu. Pas buka hari pertama, ada sekitar 7.000 orang yang masuk yang dihitung dari penjualan tiket masuk per orang,” kata Hukum Tua Desa Kawangkoan ini, yang juga diakui para petugas di depan pintu masuk area bendungan.
Photo
Photo
Tampak para pengunjung mengabadikan berbagai momen bersama kerabat dan keluarga di Bendungan Kuwil Kawangkoan. Berbeda dengan hari pertama dibuka, Nova mengaku kini pemerintah setempat tinggal mengambil retribusi pengunjung dari hanya dari jumlah kendaraan yang masuk. “Jadi sekarang, kita tidak bayar per orang. Tapi tarif masuk untuk kendaraan. Motor membayar 2.000 dan 5.000 Rupiah untuk satu mobil. Sedangkan bus 20.000. Ini dikelola langsung oleh Bumdes, yang pasti membantu masyarakat dalam hal ini tenaga kerja,” kata Nova seraya berharap, ada banyak pengunjung yang mengunjungi Bendungan Kuwil. Maikel Rakian, salah satu pengunjung yang berasal dari Minahasa Selatan mengaku bangga akan estetik Bendungan Kuwil. “Tempat wisatanya bagus dan mewah, memuaskan bagi para pengunjung,” kata Rakian kepada Manado Post. Meski demikian, ia berharap agar ke depannya akan ada banyak spot rumah makan disediakan oleh pihak Pengelola Bendungan. “Harapan saya, bendungan ini akan semakin lebih baik dengan menambahkan spot penjualan makanan dan snack ringan,” ungkap pemuda ini. Senada, Viona Datumbanu pun mengakui keindahan Bendungan Kuwil Kawangkoan. Sehingga direncanakan akan berkunjung kembali untuk menikmati keindahan bendungan. “Tempat wisatanya bagus, ada unsur-unsur budaya seperti kubur waruga dan patung burung hantu, sebagai simbol kebudayaan yang terus dilestarikan. Masuknya Cuma bayar 2.000, dan rencananya akan datang lagi bersama kerabat serta berharap, semoga tempat wisata ini selalu ramai dan banyak pengunjung,” pungkas Viona warga Airmadidi ini. (des) Editor : Desmi Babo
#tempat wisata #Gubernur Sulawesi Utara #Kementerian PUPR #ODSK #Bendungan Kuwil Kawangkoan