Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Dorong Transformasi Digital Sawit, Berikut Daftar Pemenang Hackathon Sawit Nasional 2025 yang Diikuti 139 Tim Mahasiswa se-Indonesia

Angel Rumeen • Kamis, 13 November 2025 | 09:52 WIB

 

Photo
Photo

MANADOPOST.ID—Sebanyak 139 tim mahasiswa dari 35 perguruan tinggi di seluruh Indonesia menampilkan ide dan inovasi terbaik mereka dalam ajang Hackathon Sawit Nasional 2025, yang digelar oleh Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) bekerja sama dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP).

Kompetisi yang berlangsung sejak Agustus hingga November 2025 ini menjadi bukti nyata bahwa anak muda Indonesia siap mengambil peran strategis dalam mendorong transformasi digital industri sawit nasional.

Dengan mengusung tema 'Mengakselerasi Peran Sosial Ekonomi Sawit Melalui Inovasi Digital', ajang ini menantang para mahasiswa untuk menciptakan solusi berbasis teknologi yang berdampak langsung terhadap efisiensi, keberlanjutan, dan nilai sosial-ekonomi di sektor sawit.

Mulai dari proses pembekalan dan mentoring hingga penjurian intensif, peserta diarahkan untuk menghasilkan Minimum Viable Product (MVP) yang benar-benar dapat diimplementasikan di lapangan.

Dari 118 tim yang lolos seleksi awal, akhirnya terpilih empat tim terbaik yang dinilai berdasarkan aspek peran ekonomi, keberlanjutan, kelayakan teknis, serta skalabilitas solusi.

Ketua Umum GAPKI Eddy Martono menegaskan masa depan industri sawit Indonesia sangat ditentukan oleh kemampuan untuk beradaptasi dengan kemajuan teknologi.

“Sawit memiliki masa depan yang luar biasa. Melalui Hackathon Sawit Nasional 2025, kita berharap muncul teknologi-teknologi baru yang dapat memperbaiki tata kelola sawit agar lebih baik — mulai dari penerapan AI, sistem digitalisasi, hingga model bisnis baru. Anak-anak muda yang berinovasi di ajang ini membuktikan bahwa mereka siap memajukan industri sawit Indonesia,” ujar Eddy.

Lebih lanjut, Eddy menilai program ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara dunia industri, akademisi, dan pemerintah. “Kolaborasi seperti ini adalah kunci untuk mempercepat inovasi berkelanjutan dan menjadikan sawit Indonesia lebih berdaya saing di tingkat global,” tambahnya.

 

Berikut daftar pemenang Hackathon Sawit Nasional 2025:

 

Juara 1: Tim BiFlow dari ITS Surabaya dengan karya RAPIDS, inovasi radar non-invasif berbasis machine learning untuk deteksi dini penyakit Ganoderma Boninense pada kelapa sawit (Hadiah Rp75 juta).

 

Juara 2: Tim SawITSmart dari ITS Surabaya, dengan robot berbasis Artificial Intelligenceuntuk pemupukan presisi dan pemantauan berkelanjutan (Hadiah Rp50 juta).

 

Juara 3: Tim Jos Sawit dari PENS Surabaya, yang mengembangkan solusi AI & IoT Portable untuk monitoring, pemetaan, dan prediksi sawit (Hadiah Rp30 juta).

 

Kategori Khusus Most Disruptive Business Model: Tim Tancap.in dari ITB, dengan TANCAP, sistem digitalisasi presisi untuk produktivitas sawit berkelanjutan (Hadiah Rp20 juta).(*)

 

 

Editor : Angel Rumeen