Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Diminta 10 Ribu, Prabowo Berikan 20 Ribu Hektar Lahan untuk Konservasi Gajah

Jasinta Bolang • Selasa, 16 Desember 2025 | 23:20 WIB

Presiden Prabowo Subianto
Presiden Prabowo Subianto

MANADOPOST.ID
– Presiden Prabowo Subianto menyerahkan lahan konsesi seluas 20.000 hektar di Aceh untuk program konservasi gajah. Lahan tersebut berasal dari konsesi Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) milik Prabowo melalui perusahaan PT Tusam Hutani Lestari.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengungkapkan bahwa keputusan tersebut berawal dari permintaan World Wide Fund for Nature (WWF), organisasi konservasi internasional, yang meminta Prabowo mendonasikan 10.000 hektar lahan untuk perlindungan gajah Sumatera. Namun, Prabowo justru memberikan dua kali lipat dari permintaan awal.

“Beliau diminta untuk mendonasikan 10.000 hektar PBPH milik beliau di Tusam Hutani Lestari di Aceh. Beliau kemudian malah memberikan 20.000 hektar,” ujar Raja Juli Antoni, Senin (15/12/2025).

Raja Juli menjelaskan, keputusan tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo dalam rapat terbatas yang digelar di Hambalang, Jawa Barat, pada Minggu (14/12/2025). Seluruh konsesi PBPH PT Tusam Hutani Lestari di Aceh akan dialihfungsikan untuk membangun koridor gajah dan dikelola bersama WWF.

“Seluruh konsesi PBPH-nya diserahkan untuk membuat koridor gajah yang sekarang sudah berdiri bersama dengan WWF,” katanya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo juga menceritakan kisah tersebut dalam pidatonya pada Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Surakarta. Ia mengungkapkan bahwa sebelum terjun ke dunia politik, dirinya memiliki konsesi hutan tanaman industri seluas sekitar 98.000 hektar di kawasan Takengon, Aceh.

Ketika WWF meminta sebagian lahan tersebut untuk kawasan perlindungan gajah, Prabowo sempat menolak memberikan 10.000 hektar dan justru menawarkan 20.000 hektar sekaligus. Keputusan tersebut mendapat apresiasi internasional, termasuk dari Raja Charles III melalui surat yang disampaikan oleh Duta Besar Inggris untuk Indonesia.

Langkah ini dinilai sebagai komitmen pemerintah dalam menjaga kelestarian satwa dilindungi sekaligus memperkuat kerja sama konservasi lingkungan di tingkat nasional dan global. (*)

Editor : Jasinta Bolang
#Prabowo Subianto #pbph #WWF #Raja Juli Antoni #konservasi gajah