Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Mendagri Tito Bongkar Pemborosan APBD, Belanja Makan-Minim Bisa Tembus Rp1 Miliar per Hari

Jasinta Bolang • Minggu, 18 Januari 2026 | 23:17 WIB

Tito Karnavian
Tito Karnavian

MANADOPOST.ID -
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengungkap temuan mengejutkan terkait pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di sejumlah wilayah. Dalam hasil evaluasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), ditemukan adanya alokasi belanja yang dinilai boros, salah satunya pengeluaran untuk makanan dan minuman yang bisa mencapai Rp1 miliar hanya dalam satu hari.

Temuan tersebut diperoleh dari proses peninjauan dan review APBD daerah-daerah yang dianggap tidak efisien dalam memanfaatkan anggaran. Menurut Tito, praktik pemborosan seperti ini tidak sejalan dengan semangat pengelolaan keuangan daerah yang efektif dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Tito menjelaskan, Kemendagri secara langsung melakukan review terhadap APBD tingkat provinsi. Sementara itu, untuk APBD kabupaten dan kota, pengawasan dilakukan oleh gubernur sebagai wakil pemerintah pusat, dengan berpedoman pada aturan dan arahan dari Kemendagri.

Langkah ini bertujuan untuk memangkas pos belanja yang dianggap berlebihan dan mendorong efisiensi anggaran di daerah. Tito menekankan bahwa transfer dana dari pemerintah pusat seharusnya dimanfaatkan untuk belanja yang berkualitas dan berdampak langsung bagi masyarakat, bukan untuk kegiatan yang tidak mendesak.

Ia juga menyoroti kebiasaan rapat dan perjalanan dinas yang dinilai masih terlalu sering dilakukan secara konvensional. Menurutnya, rapat dapat dilakukan secara daring tanpa harus digelar di hotel, sementara perjalanan dinas perlu dibatasi agar tidak membebani anggaran daerah.

“Penghematan belanja pemerintah sangat penting agar anggaran tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegas Tito.

Kemendagri berharap, dengan pengawasan yang lebih ketat dan kesadaran dari kepala daerah, pengelolaan APBD ke depan bisa lebih efisien, transparan, dan fokus pada pembangunan serta pelayanan publik. (*)

Editor : Jasinta Bolang
#APBD #Mendagri #Tito Karnavian