MANADOPOST.ID — Setelah sempat dilaporkan hilang saat menyelam, seorang pemuda asal Kampung Mala, Kecamatan Tabukan Utara, Kabupaten Kepulauan Sangihe, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di perairan Pantai Gihang, Jumat (17/04/2026) pagi.
Korban diketahui bernama Fadel Surupati (19), yang sebelumnya dilaporkan tidak kembali ke permukaan saat melakukan aktivitas menyelam atau “ba jubi” pada Kamis (16/04/2026) sekitar pukul 12.30 WITA.
Tim gabungan yang terdiri dari aparat kepolisian, TNI, dan unsur terkait melakukan pencarian sejak laporan diterima hingga akhirnya korban ditemukan sekitar pukul 08.55 WITA di sekitar lokasi kejadian.
"Tadi sekitar jam 08.55 WITA itu tim SAR dengan dari Polair, Polair Polda Sulut dengan Polair Polres Sangihe dan personil Polsek Tabut, dan Tabut 1, tim TNI," ujar Kapolsek Tabut, Iptu David Kojongian, SH saat dikonfirmasi, Jumat (17/04/26).
Setelah dievaluasi, jenazah korban langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka di Lindongan IV, Kampung Mala.
"Pihak keluarga telah menandatangani surat penolakan otopsi, memang tenggelam itu," ungkap Konjongian.
Dia menambahkan, proses evaluasi turut dihadiri Camat Tabut dan Kapitalaung Kampung Mala.
Sebelumnya, berdasarkan informasi yang dihimpun, korban saat itu menyelam bersama adiknya, Calvin Alfiansyah Surupati (15), untuk mencari ikan menggunakan jubi. Keduanya berangkat ke lokasi sekitar pukul 11.20 WITA dan langsung turun ke laut.
Namun sekitar pukul 12.20 WITA, sang adik menyadari korban tidak kunjung muncul ke permukaan. Upaya pencarian awal sempat dilakukan di sekitar lokasi, namun tidak membuahkan hasil hingga akhirnya dilaporkan kepada pihak keluarga dan pemerintah setempat.
Jenazah korban rencananya akan dimakamkan pada Jumat siang pukul 14.00 WITA di pemakaman keluarga di Kampung Mala. Pihak keluarga juga memutuskan untuk mempercepat proses pemakaman mengingat kondisi korban.
Editor : Alfian Tumuahi