Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Jojo-PraYer, Ayo! Taklukkan Wakil Negeri Jiran

Tanya Rompas • Minggu, 1 Mei 2022 | 11:50 WIB
Jonatan Christie (PBSI)
Jonatan Christie (PBSI)
MANADOPOST.ID– Jonatan Christie dan Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yacob Rambitan berhasil mengunci tiket ke final Badminton Asia Championships (BAC) 2022. Tiket itu diraih setelah mereka memenangi duel All Indonesian Semifinal di Muntinlupa Sports Complex, Manila, kemarin (30/4). Jojo –sapaan Jonatan Christie– menaklukkan Chico Aura Dwi Wardoyo lewat pertarungan tiga game (21-9, 18-21, 21-16). PraYer –julukan Pramudya/Yeremia– juga menundukkan Fajar Alfian/Rian Ardianto lewat tiga game (22-20, 13-21, 21-18). Bagi Jojo, ini adalah final ketiganya secara beruntun dalam tiga turnamen terakhir. Sebelumnya, Jojo melaju ke final Swiss Terbuka dan Korea Terbuka dengan hasil satu juara dan satu runner-up. ”Hasil ini, bagi saya, sebenarnya bukan hanya dari kerja keras saya. Ada campur tangan Tuhan dan peran pelatih pastinya. Coach Irwansyah benar-benar melatih saya dan tim tunggal putra dengan kualitas yang bagus,” kata Jojo kepada tim Humas PBSI. Jojo menuturkan, sebelum Jerman Terbuka, dirinya menjalani latihan dengan durasi 1,5 bulan. ”Metode pelatihan yang menurut saya cukup bagus itu sangat cukup. Semoga latihan yang baik ini diiringi dengan hasil yang serupa,” ujar Jojo. Disinggung mengenai pertandingannya melawan Chico, Jojo waspada dengan kondisi lapangan yang sesuai karakter permainan Chico. ”Jadi, saya tadi lebih ke waspada karena kondisi lapangan di sini cocok dengan permainan dia. Saya coba mengurangi untuk memberikan serangan kepada dia,” jelas Jojo. Pada babak final, Jojo bakal menghadapi jagoan Malaysia Lee Zii Jia. Dia lolos setelah menaklukkan pebulu tangkis asal Tiongkok Weng Hong Yang (21-11, 21-19). Partai ini sangat penting bagi Jojo. Sebab, secara ranking, keduanya beda tipis. Jojo berada di peringkat ke-8. Lee Zii Jia satu setrip di atasnya. Karena itu, kemenangan bisa menggeser ataupun semakin merapatkan poin. Secara head-to-head, juara Asian Games 2018 itu masih unggul 4-1. Namun, Jojo patut waspada. Sebab, satu-satunya kekalahan ditelan pada pertemuan terakhir di All England 2020. Saat itu Jojo takluk (15-21, 13-21). Di ganda putra, PraYer juga akan menghadapi andalan negeri jiran Aaron Chia/Soh Wooi Yik. Ini merupakan pertemuan kedua pasangan. Pramudya akan mengeluarkan seluruh kemampuan di laga finalnya ini. Di BAC ini, PraYer tampil apik. Sebelumnya, mereka mengalahkan juara dunia Takuro Hoki/Yugo Kobayashi. Di sisi lain, pasangan ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti terpaksa mundur dari babak semifinal. Sebab, Praveen mengalami cedera pinggang sejak babak perempat final kemarin. ”Praveen mengalami masalah dengan pinggangnya. Mulai terasa sejak babak perempat final kemarin. Tadi coba main dulu, tapi ternyata tidak maksimal,” jelas Vita Marissa, pelatih yang mendampingi Praveen/Melati. (raf/c14/bas) Editor : Tanya Rompas
#Jonatan Christie #PraYer #Jojo #KEJUARAAN ASIA 2022 #Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yacob Rambitan