Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Kelewat Kepo, Sang Ayah Berpotensi Rusak Karir dan Masa Depan Lamine Yamal

Tina Mamangkey • Rabu, 15 Oktober 2025 | 21:49 WIB
Ayah Lamine Yamal, Mounir Nasraoui, berpotensi merusak karir dan masa depan sepakbola anaknya.
Ayah Lamine Yamal, Mounir Nasraoui, berpotensi merusak karir dan masa depan sepakbola anaknya.

MANADOPOST.ID - Ayah Lamine Yamal, Mounir Nasraoui, berpotensi merusak karir dan masa depan sepakbola anaknya.

Tindakan Maunir yang kelewat kepo, meresahkan klub Barcelona, tempat Yamal berkarir dan juga timnas Spanyol.

Maunier dituding terlalu banyak berulang masuk dalam urusan karir sang putra yang fenomenal itu. Ia diminta menjauhi urusan teknis agar winger 17 tahun itu bisa fokus di lapangan.

Eks striker timnas Spanyol, Dani Guiza, seperti dilansir BeIN, gerah melihat ulah Mounir Nasraoui yang terlalu 'ikut campur' karier anaknya.

"Semua orang tahu dan kenal seberapa hebat Lamine. Tapi, ayahnya harus minggir dalam urusan teknis.

Itu demi kebaikan asset berharga Spanyol dan Barcelona itu. Yamal yang pemain sepakbola, bukan ayahnya," ketus Dani.

Mounir Nasraoui belakangan acap menuntut berlebihan kepada klubh yang menaungi Yamal, Barcelona.

Bahkan termasuk dalam urusan salary. Pria keturunan Maroko ini meminta kenaikan gaji hingga fasilitas jet pribadi.

Klub asal Catalan itu memang lebih banyak meluluskan permintaan Maonir. Itu karena Yamal adalah wonderkid klub asuhan Hansi Flick itu.

Pemain yang kini mengenakan nomor punggung 10, nomor keramat di Barcelona, terus menunjukkan sinar cemerlang dan memang diproyeksi menjadi bintang masa depan.

Tidak sedikit pengamat melontarkan prediksi, Yamal akan mengikuti jejak seniornya, Lionel Messi di Barca. Yamal, semasa kecil pernah dimandikan Messi.

Dani Guiza mengimbau Mounir Nasraoui memberi ruang sendiri kepada Lamine Yamal, tidak masuk dalam urusan non-teknis terlalu jauh, sebab aklan merusak perkembangan sang bintang masa depan itu.

‘’Yamal menunjukkan progress luar biasa untuk menjadi bintang masa depan klub maupun timnas Spanyol.

Ia kelak akan menjadi yang terbaik di dunia. Tetapi jika orang-orang di sekitarnya tidak membantu, membiarkannya berkembang di bawah asuhan manajemen dan pelatih, itu bisa menghambat.

Yamal berpikir cepat di usianya yang masih sangat belia, jangan direcoki urusan luar lapangan," Guiza memperingatkan.

"Ayahnya harus minggir, jika ingin anaknya mencapai level yang diinginkan semua orang dan dunia sepakbola," tegasnya.(ril/def/dbs)

Editor : Tina Mamangkey
#Barcelona #Mounir Nasraoui #lamine yamal #Ayah #Sepakbola #Dani Guiza #karir