MANADOPOST.ID - Diego Simeone terlibat insiden adu mulut dengan Vinicius Junior di pinggir lapangan saat Atletico Madrid kalah dari Real Madrid pada Supercopa de Espana.
Pertandingan derby tersebut berlangsung panas dan berakhir dengan kemenangan Real Madrid 2-1 atas Atletico Madrid.
Ketegangan meningkat ketika Vinicius Junior ditarik keluar sebagai pemain pengganti di akhir babak kedua.
Setelah itu, Vinicius terlibat perang kata-kata dengan Simeone di area teknis.
Simeone dilaporkan melontarkan sindiran bahwa Vinicius akan dijual oleh presiden Real Madrid, Florentino Perez.
Insiden tersebut menuai kritik karena dianggap tidak mencerminkan sikap sportif seorang pelatih senior.
Menjelang laga Copa del Rey melawan Deportivo La Coruna, Simeone akhirnya menyampaikan permintaan maaf.
Dalam konferensi pers, ia secara terbuka meminta maaf kepada Florentino Perez dan Vinicius Junior.
Simeone mengakui bahwa sikapnya saat itu tidak pantas dan seharusnya tidak terjadi.
Ia menegaskan bahwa dirinya menerima kesalahan tersebut tanpa mencari pembenaran.
Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, juga mengkritik Simeone karena dinilai kurang menunjukkan sportivitas.
Simeone menanggapi kritik itu dengan mengatakan bahwa ia tidak mengharapkan pengampunan dari siapa pun.
Ia juga mengakui bahwa Real Madrid memang layak melaju ke final Supercopa.
Simeone menilai Barcelona sebagai tim yang sangat kuat dengan gaya bermain yang jelas dan solid.
Saat ini Atletico Madrid berada di posisi keempat klasemen LaLiga dan tertinggal 11 poin dari Barcelona.
Peluang Atletico untuk menjuarai liga musim ini sangat kecil menurut perhitungan superkomputer Opta.
Selain itu, posisi Atletico untuk lolos ke fase gugur Liga Champions juga belum sepenuhnya aman.
Copa del Rey disebut sebagai peluang terbaik Atletico untuk meraih trofi musim ini.
Mengenai masa depannya di tahun ke-15 bersama Atletico, Simeone menegaskan komitmennya tetap kuat.
Ia menilai Deportivo La Coruna sebagai lawan yang berani dan berpotensi merepotkan Atletico Madrid. (samt)
Editor : ALengkong