Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Lahir di Nottingham, MEP Jagokan Inggris Juara Piala Dunia 2026, Saatnya Three Lions Akhiri Penantian Panjang

Baladewa Setlight • Minggu, 14 Juni 2026 | 12:01 WIB
KEDEKATAN: Pimpinan DPRD Provinsi Sulut dr Michaela Elsiana Paruntu mendukung Timnas Inggris dalam perhelatan Piala Dunia 2026.
KEDEKATAN: Pimpinan DPRD Provinsi Sulut dr Michaela Elsiana Paruntu mendukung Timnas Inggris dalam perhelatan Piala Dunia 2026.

MANADOPOST.ID – Demam Piala Dunia 2026 terus merambah berbagai kalangan, termasuk para tokoh politik di Sulawesi Utara (Sulut). 

Salah satu yang secara terbuka menyatakan dukungannya adalah Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulut sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Sulut, dr Michaela Elsiana Paruntu (MEP).

Menariknya, dukungan MEP kepada Timnas Inggris bukan sekadar pilihan biasa. Politisi perempuan yang dikenal aktif, energik, dan memiliki ketertarikan besar terhadap dunia olahraga itu mengaku memiliki ikatan emosional dengan Negeri Ratu Elizabeth karena lahir di Nottingham, Inggris.

Karena itu, dalam perhelatan sepak bola terbesar di muka bumi yang untuk pertama kalinya digelar bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, MEP menjatuhkan pilihan kepada The Three Lions, sebagai kandidat kuat peraih trofi dunia.

"Saya tidak terlalu mengikuti sih Piala Dunia kali ini secara detail, tetapi kalau untuk jagoan, saya memilih Inggris. Karena saya lahir di Inggris," ujar MEP.

Dukungan tersebut bukan tanpa alasan. Menurut MEP, Inggris saat ini memiliki komposisi pemain yang sangat kompetitif dengan kedalaman skuad yang mampu bersaing menghadapi kekuatan-kekuatan tradisional dunia seperti Brasil, Argentina, Prancis, Spanyol, hingga Jerman.

Di sektor depan, Inggris masih mengandalkan ketajaman kapten tim Harry Kane, salah satu pencetak gol tersubur dalam sejarah sepak bola Inggris.

Sementara di lini tengah, kreativitas dan visi permainan Jude Bellingham, menjadi motor utama yang diharapkan mampu mengendalikan ritme pertandingan.

Selain itu, Inggris juga diperkuat generasi emas yang dalam beberapa tahun terakhir konsisten tampil di level tertinggi kompetisi Eropa.

Nama-nama seperti Bukayo Saka, dan Declan Rice menjadikan skuad Three Lions sebagai salah satu tim dengan nilai pasar dan kualitas teknis terbaik di dunia.

MEP menilai kombinasi antara pengalaman dan energi muda menjadi modal besar bagi Inggris untuk menembus persaingan ketat menuju tangga juara.

"Inggris memiliki kedalaman skuad yang bagus. Mereka juga sudah sangat lama merindukan trofi Piala Dunia. Saya berharap tahun ini bisa menjadi momen mereka membawa pulang piala ke tanah kelahiran saya," katanya.

Harapan MEP tersebut sejalan dengan kerinduan jutaan pendukung Inggris di seluruh dunia.

Pasalnya, negara pencipta sepak bola modern itu terakhir kali mengangkat trofi Piala Dunia pada tahun 1966 saat menjadi tuan rumah. Setelah itu, berbagai generasi bintang silih berganti hadir, namun belum mampu mengulangi pencapaian legendaris tersebut.

Selama hampir enam dekade, Inggris beberapa kali mendekati kejayaan. Mereka mencapai semifinal Piala Dunia 2018 di Rusia dan kembali menjadi finalis Euro 2020 serta Euro 2024. Namun trofi yang diidam-idamkan selalu lepas pada saat-saat krusial.

Kini, dengan fondasi skuad yang lebih matang dan pengalaman turnamen yang semakin lengkap, optimisme kembali membumbung tinggi di kubu Three Lions.

Banyak pengamat menilai Piala Dunia 2026 bisa menjadi kesempatan emas bagi Inggris untuk mengakhiri penantian panjang yang telah berlangsung selama 60 tahun.

Bagi MEP, keberhasilan Inggris bukan hanya soal prestasi olahraga semata. Ada nilai emosional yang melekat karena negara tersebut merupakan tempat kelahirannya.

Karena itu, setiap langkah yang ditempuh Harry Kane dan kawan-kawan di panggung dunia akan mendapat perhatian khusus dari politisi Golkar Sulut tersebut.

Jika prediksi dan harapan MEP menjadi kenyataan, maka Piala Dunia 2026 akan tercatat sebagai momentum bersejarah ketika Three Lions akhirnya kembali mengaum di puncak sepak bola dunia setelah menunggu selama beberapa generasi.

Sebuah akhir penantian yang telah lama dirindukan publik Inggris dan para pendukungnya di berbagai penjuru dunia, termasuk dari Sulut. (ewa)

Editor : Baladewa Setlight
#MEP #Michaela Elsiana Paruntu #Inggris #Sulut #Piala Dunia