Slow Jogging Wakapolda Sulut dan Personel, Jaga Kebugaran dengan Cara Santai

Grand Regar • Dipublikasikan Selasa, 25 Agustus 2026 | 09:46 WIB
Wakapolda Sulawesi Utara Brigjen Pol Awi Setiyono merupakan salah satu penggemar slow jogging. Di waktu senggang, ia rutin melakukan aktivitas tersebut bersama sejumlah anggota Polda Sulut.
Wakapolda Sulawesi Utara Brigjen Pol Awi Setiyono merupakan salah satu penggemar slow jogging. Di waktu senggang, ia rutin melakukan aktivitas tersebut bersama sejumlah anggota Polda Sulut.

MANADOPOST.ID-Menjaga kebugaran tak selalu harus dilakukan dengan olahraga berintensitas tinggi. Aktivitas ringan seperti slow jogging bisa menjadi pilihan untuk menjaga stamina sekaligus membuat tubuh tetap aktif.

Olahraga ini dapat dilakukan berbagai kelompok usia dengan menyesuaikan kemampuan dan kondisi masing-masing.

Wakapolda Sulawesi Utara Brigjen Pol Awi Setiyono merupakan salah satu penggemar slow jogging. Di waktu senggang, ia rutin melakukan aktivitas tersebut bersama sejumlah anggota Polda Sulut.

Selain membantu menjaga stamina dan kebugaran, slow jogging juga dapat menjadi bagian dari aktivitas fisik untuk mendukung kesehatan jantung, melatih otot kaki, dan membakar energi. Gerakannya yang santai dengan ritme teratur membuat olahraga ini terasa lebih ringan dan nyaman dilakukan.

Menariknya, kegiatan slow jogging yang dilakukan Wakapolda bersama para anggota biasanya berlangsung secara berkelompok dengan formasi berbaris. Mereka bergerak perlahan dengan irama langkah yang hampir bersamaan, sehingga terlihat rapi, kompak, sekaligus unik.

Secara biomekanik, berbeda dengan berjalan kaki, jogging memiliki fase singkat ketika kedua kaki tidak menyentuh tanah. Kondisi tersebut membuat kebutuhan energi dapat lebih besar. Namun, jumlah energi yang dikeluarkan tetap dipengaruhi berbagai faktor, seperti kecepatan, durasi, kondisi tubuh, dan karakteristik masing-masing individu.

Dengan tempo yang santai, peserta dapat menjaga intensitas olahraga tetap nyaman tanpa mudah mengalami kelelahan. Langkah yang pendek dan terkontrol juga membantu menjaga kestabilan gerakan serta menghindari beban berlebihan pada persendian.

Bagi Wakapolda dan jajaran, slow jogging bukan sekadar aktivitas untuk menjaga kebugaran. Olahraga bersama juga menjadi momen penyegaran di tengah rutinitas, mempererat kebersamaan, sekaligus membangun semangat dan kekompakan anggota dalam menjalankan tugas.

Dengan intensitas yang dapat disesuaikan, slow jogging pun dapat menjadi bagian dari rutinitas olahraga secara berkala, sederhana, santai, tetapi tetap memberi manfaat bagi kebugaran dan kebersamaan.(gnr)

Editor : Grand Regar
slow jogging Olahraga Wakapolda Sulut