MANADOPOST.ID—Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-20 akan memulai kualifikasiAFC Asian Cup 2025 dengan menghadapi Maladewa, Timor Leste, dan Yaman secara berturut-turut pada 25 hingga 29 September mendatang. Keempat negara yang tergabung dalam Grup F ini akan bertanding di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, di mana Indonesia menjadi tuan rumah.
Pelatih Timnas U-20, Indra Sjafri, dalam wawancara di sela-sela latihan pada Minggu (22/9), memastikan bahwa para pemain sudah siap tempur dan dalam kondisi prima. “Setelah pada AFF kemarin kita berhasil memenuhi target yang dibebankan PSSI, sekarang kita masuk ke tahap kedua, yaitu lolos kualifikasi AFC U-20,” kata Indra Sjafri.
Indra, yang pernah menjalani pelatihan kepelatihan di Italia bersama Juventus FC, menjelaskan persiapan tim jelang laga melawan Maladewa, Timor Leste, dan Yaman. “Tim telah berlatih selama dua minggu di Bali dengan lancar. Sebelumnya, kami juga mengikuti turnamen di Korea Selatan. Kami sudah menganalisis pertandingan terakhir dari calon lawan dan telah meresponsnya dengan strategi yang tepat,” jelasnya.
Terkait tim yang perlu diwaspadai, Indra menegaskan bahwa ketiga lawan harus dianggap serius. "Tanggal 25 kita melawan Maladewa, kemudian Timor Leste, dan terakhir Yaman. Semua harus diwaspadai. Saya selalu mengingatkan pemain untuk fokus dan serius, siapapun lawannya,” tegas Indra.
Jeda pertandingan yang hanya satu hari antara laga satu dan lainnya tidak membuat Indra khawatir. “Jeda waktu satu hari sudah biasa. Karena itu, kami menggelar simulasi pertandingan internal selama latihan di Bali. Terima kasih kepada klub-klub dan pelatih yang telah mengirimkan pemain tepat waktu,” ungkapnya. Ia juga memastikan bahwa tim telah berlatih taktik dalam beberapa hari terakhir dan sangat siap untuk bertanding.
Pelatih yang sudah dua kali merasakan atmosfer kualifikasi Piala AFC ini optimistis bahwa Timnas U-20 bisa melangkah jauh, bahkan meraih juara. “Mudah-mudahan harapan masyarakat kita untuk lolos kualifikasi AFC di China nanti bisa tercapai,” pungkasnya.(*)
Editor : Foggen Bolung