MANADOPOST.ID—Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara Eldo Wongkar melaksanakan kegiatan Reses III tahun 2025 di Kelurahan Buyungon, Kecamatan Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan, Sabtu (29/11).
Reses yang berlangsung sejak pukul 10.00 hingga 11.00 Wita itu dihadiri peserta terdiri dari lurah dan perangkat kelurahan.
Kegiatan dimulai dengan agenda pembukaan sekaligus penyerapan awal aspirasi. Dalam kesempatan tersebut, Wongkar menegaskan reses merupakan wadah penting bagi wakil rakyat untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat.
Ia juga menyampaikan setiap aspirasi yang disampaikan akan menjadi bahan perjuangan dalam pembahasan bersama pemerintah provinsi.
Sesi dialog yang menjadi inti kegiatan berlangsung hangat. Lurah dan perangkat kelurahan memaparkan berbagai persoalan yang tengah dihadapi warga, terutama terkait sektor pertanian yang menjadi tumpuan ekonomi masyarakat Buyungon.
Para petani menyampaikan kebutuhan bantuan pupuk Ponska dan Urea yang semakin sulit diperoleh menjelang musim tanam.
Mereka mengusulkan pengadaan bibit jagung, mesin pemipil, serta peralatan pertanian seperti traktor, mesin paras, dan racun rumput.
Selain sektor pertanian, aspirasi juga datang dari kelompok UMKM yang membutuhkan dukungan berupa peralatan catering untuk meningkatkan kapasitas usaha lokal.
Aspirasi lain yang dianggap mendesak adalah permintaan pemasangan sekitar 30 titik lampu jalan untuk meningkatkan keamanan lingkungan, terutama di area pemukiman yang masih minim penerangan.
Menurut Wongkar, seluruh masukan tersebut akan dicatat dan disampaikan dalam rapat bersama mitra kerja DPRD di tingkat provinsi.
Ia menegaskan kebutuhan masyarakat di sektor pertanian dan infrastruktur dasar perlu menjadi perhatian serius karena berkaitan langsung dengan penghidupan warga. “Reses bukan sekadar kewajiban, tetapi komitmen untuk memperjuangkan suara masyarakat. Apa yang disampaikan hari ini akan saya teruskan dalam mekanisme resmi agar dapat ditindaklanjuti,” ujarnya.
Wongkar mengapresiasi komunikasi terbuka yang dilakukan pihak kelurahan. Ia menyebut dialog seperti ini penting agar jalur koordinasi antara pemerintah daerah dan provinsi tetap berjalan baik. Ia berharap usulan yang disampaikan dapat masuk dalam program prioritas, terutama bantuan sarana pertanian yang menjadi kebutuhan mendesak petani Buyungon.(gel)
Editor : Angel Rumeen