MANADOPOST.ID—Wakil Ketua DPRD Sulut dr Michaela Elsiana Paruntu (MEP) menggelar reses di SMK Negeri 1 Amurang, Senin (1/12). MEP menjelaskan pentingnya reses sebagai sarana bagi anggota dewan untuk mendengarkan masukan langsung dari masyarakat, termasuk sektor pendidikan yang merupakan fondasi kualitas sumber daya manusia di daerah.
Ia menegaskan bahwa berbagai kebijakan dan keputusan anggaran di DPRD akan lebih efektif apabila berangkat dari data dan kebutuhan nyata di lapangan.
MEP juga memaparkan program-program pemerintah provinsi yang sedang berjalan, terutama yang terkait bantuan pendidikan, peningkatan kualitas fasilitas sekolah, penguatan SDM pengajar, serta dukungan untuk sekolah kejuruan yang memasok tenaga kerja terampil bagi berbagai sektor industri.
Ia menyampaikan DPRD Sulut terus mendorong sinergi antara pemerintah provinsi dan sekolah-sekolah vokasi agar mampu mencetak lulusan yang siap menghadapi tantangan dunia kerja.
Sejumlah aspirasi dikumpulkan legislator Partai Golkar ini. Di antaranya perbaikan fasilitas ruang belajar yang dinilai sudah tidak layak pakai. Ruangan yang rusak membuat proses belajar mengajar kurang optimal, sehingga sekolah berharap adanya alokasi anggaran untuk rehab fisik agar kegiatan belajar berjalan aman dan nyaman.
Selain perbaikan ruang belajar, sekolah juga mengusulkan pengadaan komputer atau laptop yang sangat dibutuhkan dalam pembelajaran berbasis teknologi.
Pihak sekolah menjelaskan keterbatasan perangkat komputer sering membuat siswa tidak dapat mengikuti proses belajar secara maksimal, terutama pada jurusan yang membutuhkan praktik digital.
Aspirasi lainnya bantuan beasiswa yang tepat sasaran untuk siswa yang membutuhkan. Menurut pihak sekolah, dukungan beasiswa sangat membantu meringankan beban orang tua, sekaligus mendorong motivasi siswa untuk menyelesaikan pendidikan.
Sekolah meminta dukungan pengadaan lahan tambahan untuk pembangunan fasilitas pendidikan, mengingat kebutuhan ruang belajar dan ruang praktik semakin besar setiap tahun.
Salah satu usulan penting adalah pembangunan hotel mini sebagai sarana praktik bagi jurusan perhotelan yang menjadi unggulan di SMK N 1 Amurang. Fasilitas ini diyakini dapat meningkatkan keterampilan siswa secara langsung sekaligus membuka peluang kerja lebih luas.
Selain itu, guru-guru agama menyampaikan aspirasi terkait peningkatan sertifikasi hingga 50-100 persen agar kualitas pengajaran lebih merata dengan guru pada mata pelajaran lainnya.
Menanggapi seluruh aspirasi, MEP menegaskan setiap masukan telah dicatat dan akan dibahas lebih lanjut dalam mekanisme DPRD.
Ia memastikan usulan yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi akan dibawa ke rapat paripurna dan dituangkan dalam Pokok-Pokok Pikiran DPRD melalui SIPD sebagai dasar perencanaan pembangunan daerah. “Semua aspirasi ini sangat berarti dan akan kami kawal agar mendapatkan perhatian pemerintah,” ujarnya menutup pertemuan.(gel)
Editor : Angel Rumeen