Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

DPD PDIP Sulut Tanggapi Pernyataan Mantan Bupati Mitra JS: Bersyukurlah dan Tahu Berterima Kasihlah

Livrando Kambey • Rabu, 14 Januari 2026 | 14:43 WIB
Reza Rumambi
Reza Rumambi

MANADOPOST.ID- DPD PDI Perjuangan (PDIP) Sulawesi Utara merespon pernyataan dari mantan Bupati Minahasa Tenggara, James Sumendap yang viral di media sosial terkait dirinya tidak mau lagi di pimpin oleh Olly Dondokambey.

Sekretaris DPD PDIP Sulut, Reza Rumambi mengatakan, sesuai konstitusi organisai AD ART dan Peraturan Partai PDIP, proses Konsolidasi Organisasi dari Kongres, Konferda dan Konfercab sudah berjalan sesuai mekanismenya.

Mulai dari Kongres untuk DPP, Konferda untuk Sulawesi Utara dan Konfercab untuk Kabupaten/Kota.

"Siapapun yang mau jadi kader, partai ini terbuka. Semua bisa bergabung, sepanjang sesuai aturan dalam partai.

Tidak eloklah karena hubungan kekerabatan sama Reza Rumambi yang adalah Sekretaris Partai, maka dibatasi dan seseorang tidak bisa masuk dan jadi kader partai, atau dilarang masuk PDI Perjuangan. Untuk hal-hal seperti ini sudah jelas diatur dalam partai kami," tegas Rumambi, Rabu (14/1) kepada Manado Post.

Dikatakannya, politik itu pilihan. Tidak bisa dipaksakan, bebas merdeka pribadi dan individu memilih sikap politik.

Menurutnya, setiap masa ada orangnya, ada waktunya. Jadi, ketika partai mempercayakan dan menugaskan, jadilah kader berintegritas, idelogis Bung Karno, dan loyal.

"Ketika partai menugaskan menjadi eksekutif dan legislatif atau apapun itu dan dipilih oleh rakyat, yah jalankan dengan penuh tanggung jawab. Karena jabatan itu tidak abadi. Ada mutasi, demosi, rotasi dan promosi. Itu hal biasa dalam organisasi," terangnya.

Bahkan, lanjut Ketua Fraksi PDIP di DPRD Kota Manado itu, ketika amanat rakyat dalam jabatan eksekutif dan legislatif sudah selesai, berilah teladan sebagai kader ideologis dan pelopor.

"Yang dipercayakan dalam jabatan itu tidak banyak. Misalnya, yang jadi wali kota dan wakil wali kota Manado itu cuma 2 orang dari 460.000an jiwa. Maka bersyukurlah dan tahu berterima kasihlah.

Sama dengan saya jadi anggota DPRD Kota Manado ditugaskan oleh partai dan bisa dipilih oleh rakyat. Dari 460.000an jiwa, cuma 40 yang mendapat amanat rakyat, maka bersyukurlah," sindirnya. (Livrando Kambey)

Editor : Tanya Rompas