Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Ketua Komisi IX Sosialisasikan BPJS Ketenagakerjaan, Ajak Warga Jadi Peserta

Angel Rumeen • Selasa, 23 Juni 2026 | 18:33 WIB
Sosialisasi bersama BPJS Ketenagakerjaan di Kota Manado, Sulawesi Utara, pada Senin (22/6).
Sosialisasi bersama BPJS Ketenagakerjaan di Kota Manado, Sulawesi Utara, pada Senin (22/6).

 

MANADOPOST.ID—Ketua Komisi IX DPR RI Felly Estelita Runtuwene melakukan sosialisasi bersama BPJS Ketenagakerjaan di Kota Manado, Sulawesi Utara, pada Senin (22/6). Dalam kegiatan tersebut, ia mengajak masyarakat untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan karena dinilai memiliki banyak manfaat bagi perlindungan pekerja dan keluarga.

 

Felly menjelaskan kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari kunjungan daerah pemilihan sekaligus membawa mitra kerja, yakni BPJS Ketenagakerjaan, untuk memberikan pemahaman langsung kepada masyarakat terkait program jaminan sosial ketenagakerjaan.

 

“Ini perlu disampaikan kepada masyarakat agar mereka tahu bahwa negara sudah menyiapkan jaminan sosial ketenagakerjaan,” kata Felly dalam kegiatan tersebut.

 

Ia menekankan masih banyak masyarakat yang belum mendapatkan informasi secara utuh mengenai manfaat BPJS Ketenagakerjaan. Menurutnya, kurangnya informasi membuat sebagian pekerja belum terdaftar sebagai peserta, padahal program tersebut memberikan perlindungan penting jika terjadi risiko kerja.

 

Felly menjelaskan BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan terhadap risiko kecelakaan kerja, termasuk pembiayaan perawatan rumah sakit, yang sepenuhnya ditanggung oleh program tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.

 

“Kalau terjadi kecelakaan kerja, semua biaya akan ditanggung. Ini bentuk perlindungan negara kepada pekerja,” ujarnya.

 

Selain itu, ia juga menyoroti manfaat jangka panjang dari kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, termasuk jaminan bagi keluarga pekerja jika terjadi risiko kematian. Menurutnya, jaminan tersebut dapat menjadi penyangga ekonomi keluarga yang ditinggalkan.

 

Felly menyampaikan peserta yang aktif selama minimal tiga tahun berturut-turut dapat memperoleh manfaat tambahan berupa jaminan pendidikan bagi dua anak, yang berupa beasiswa hingga jenjang perguruan tinggi.

 

Ia menegaskan program ini ditujukan terutama bagi pekerja bukan penerima upah, seperti tukang ojek, nelayan, petani, sopir, tukang kebun, hingga pekerja informal lainnya yang belum memiliki perlindungan ketenagakerjaan formal.

 

“Semua pekerja non upah bisa menjadi peserta dan mendapatkan perlindungan yang sudah disiapkan pemerintah,” jelasnya.

 

Kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri ratusan warga Kota Manado. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan dalam sesi dialog bersama Felly Runtuwene dan pihak BPJS Ketenagakerjaan.(*)

Editor : Angel Rumeen
#Sosialisasi BPJS #BPJS Tenaga Kerja