PBPI Sulut Mandatkan Rhesa Waworuntu Pimpin PBPI Tomohon, Fokus Pembinaan Atlet dan Pengembangan Fasilitas Padel

Angel Rumeen • Dipublikasikan Sabtu, 1 Agustus 2026 | 18:31 WIB
Ray Dondokambey dan Rhesa Waworuntu
Ray Dondokambey dan Rhesa Waworuntu

ManadoPost.id — Rhesa Waworuntu resmi menerima mandat sebagai Ketua Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Kota Tomohon.

Mandat tersebut diserahkan langsung oleh Ketua PBPI Sulawesi Utara, Ray Dondokambey, sebagai langkah awal pembentukan kepengurusan organisasi padel di Kota Tomohon sekaligus memperkuat pembinaan olahraga yang tengah berkembang pesat tersebut.

 

Kepercayaan yang diberikan itu disambut penuh rasa syukur oleh Wakil Ketua Komisi I DPRD Sulut ini.

 

Menurutnya, amanah sebagai Ketua PBPI Kota Tomohon merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan komitmen dan keseriusan, terlebih menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Utara 2027 yang akan digelar di Kota Tomohon dan Kabupaten Minahasa sebagai tuan rumah.

 

Rhesa mengungkapkan harapannya agar olahraga padel dapat masuk sebagai salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan pada ajang Porprov 2027.

 

Dengan demikian, proses pembinaan atlet harus segera dimulai agar Tomohon mampu tampil kompetitif apabila padel resmi diperlombakan.

 

“Terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada saya. Amanah ini tentu menjadi tanggung jawab besar dan akan saya jalankan dengan sebaik-baiknya,” ujar wakil rakyat asal dapil Minahasa-Tomohon itu.

 

Ia mengakui tantangan yang dihadapi PBPI Kota Tomohon tidaklah ringan. Selain harus membangun organisasi dari awal, pihaknya juga dituntut mempersiapkan atlet-atlet potensial yang nantinya mampu mengharumkan nama daerah pada berbagai kejuaraan, termasuk Porprov Sulawesi Utara 2027.

 

Di sisi lain, pengembangan olahraga padel di Kota Tomohon masih menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana. Hingga saat ini, fasilitas lapangan padel di Kota Tomohon masih sangat minim sehingga menjadi pekerjaan rumah yang harus segera mendapat perhatian.

 

Karena itu, menurut Rhesa, pengembangan fasilitas olahraga akan berjalan seiring dengan program pembinaan atlet. Kehadiran lapangan padel yang memadai dinilai menjadi faktor penting untuk meningkatkan minat masyarakat sekaligus melahirkan atlet-atlet berprestasi dari Kota Tomohon.

 

Sebagai penerima mandat, Rhesa juga ditunjuk sebagai formatur tunggal untuk menyusun struktur kepengurusan PBPI Kota Tomohon.

 

Ia akan segera membentuk kepengurusan yang solid dan melibatkan berbagai pihak yang memiliki komitmen dalam memajukan olahraga padel di daerah tersebut.

 

Rhesa menegaskan, setelah menerima mandat tersebut dirinya berkomitmen menjalankan seluruh tanggung jawab organisasi dengan maksimal.

 

“Salah satu prioritas utama adalah melakukan penjaringan serta pembinaan bibit-bibit unggul atlet padel dari Kota Tomohon agar memiliki kesempatan berkembang dan berprestasi di tingkat provinsi maupun nasional,” tukasnya.

 

Menurutnya, perkembangan padel di Indonesia menunjukkan tren yang sangat positif. Hal tersebut menjadi peluang bagi Kota Tomohon untuk ikut mengambil bagian dalam mencetak atlet berkualitas melalui pembinaan yang berkelanjutan dan didukung organisasi yang profesional.(*)

Editor : Angel Rumeen
Padel Sulut PBPI Sulut ray dondokambey Rhesa Waworuntu