Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Jamin Ketahanan Pangan Daerah, Subsidi Covid-19 Perikanan Tangkap Sasar Nelayan Kecil

Tanya Rompas • Selasa, 3 November 2020 | 18:00 WIB
Jesta M Saruan SPi
Jesta M Saruan SPi
MANADO— Nelayan kecil tradisional dan pembudidaya ikan Sulawesi Utara di 14 Kabupaten dan Kota secara bertahap akan memperoleh subsidi dalam menghadapi pandemi Covid-19 dari pemerintah. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulut Dr Ir Tienneke Adam MSi melalui Kepala Bidang Perikanan Tangkap Jesta M Saruan SPi. “Subsidi ini sementara dalam proses penyaluran, didalamnya 434 unit cool box yang sengaja kami targetkan pada mereka yang merupakan nelayan kecil, selain itu ada juga pakan dan benih untuk 300 pembudidaya,” ungkapnya. Dia melanjutkan, pihaknya juga sedang merancangkan penyaluran BBM gratis bagi 1500 orang nelayan. “BBM gratis ini kami berikan 50 liter per nelayan, ini kami rancangkan untuk bantuan Covid, namun masih menunggu dan berproses, kami sedang melobi untuk ketersediaan BBM ini di Pertamina,” terangnya. Dia menambahkan, sangat bersyukur karena di masa sulit seperti ini, nelayan tidak berhenti berusaha dan beroperasi. “usaha pada sektor ini masih tetap konsisten, sehingga kami berharap kapal-kapal penangkap ikan 10GT keatas akan terus melaut, tentu dengan memerhatikan protokol kesehatan diatas kapal,” timpanya. Dia mengatakan ini bagus untuk menopang ketahanan pangan daerah, nelayan tidak membatasi usahanya, buktinya mereka terus melaut menangkap dan menjual. “Memang yang terjadi kerap kali terdapat fluktuasi harga ikan harian di pelabuhan perikanan yang berbeda beda, tapi pantauan kami hingga kini masih relative normal,” sebutnya. Dia menjelaskan, termasuk nelayan kecil yang menggunakan kapal tangkap ikan 5GT kebawah seperti katinting dan sebagainya yang terus menangkap untuk kebutuhan keluarganya dan lebihnya dijual, “Hasil tangkapan merekalah yang tersedia bagi masyarakat, karena mereka yang akhirnya berinovasi sendiri dengan membuka lapak di sepanjang jalan seperti Kalasey hingga Bahu belum lagi di area Manado Utara sana,” tukas dia. Dia memastikan akan terus memantau setiap informasi masyarakat terkait ketersediaan ikan tangkapan di masyarakat. “Selain memantau ini kami juga akan melihat dan memastikan kebutuhan nelayan tangkap tetap tersedia, yang pasti dengan pemberian bantuan subsidi seperti ini,” tandasnya. (asr) Editor : Tanya Rompas
#Nelayan #Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulut