Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

APBD 2026 Sulut Disepakati, Gubernur Yulius Selvanus Optimistis Program Prioritas untuk Pembangunan Daerah Terwujud

Angel Rumeen • Rabu, 26 November 2025 | 18:47 WIB

 

Gubernur Sulut Yulius Selvanus dalam rapat paripurna DPRD Sulut, Rabu (26/11).
Gubernur Sulut Yulius Selvanus dalam rapat paripurna DPRD Sulut, Rabu (26/11).

MANADOPOST.ID—Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus memberikan apresiasi atas proses pembahasan Rancangan Peraturan Daerah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (Ranperda APBD) 2026 dalam rapat paripurna DPRD Sulut, Selasa (26/11).

Menurutnya, pembahasan ini telah melalui dinamika intensif antara tim anggaran pemerintah daerah dan Badan Anggaran DPRD Sulut, dengan rapat paripurna menjadi puncak dari seluruh rangkaian diskusi.

“Setelah melewati proses pembahasan, kita boleh menyepakati bersama muatan dalam APBD Provinsi Sulawesi Utara Tahun Anggaran 2026. Proses pembahasan berjalan secara dinamis dan menghasilkan keputusan yang komprehensif, namun tetap dalam bingkai ketentuan perundangan yang berlaku,” ujar Gubernur Selvanus dalam sambutannya.

Dalam pembahasan tersebut, pemerintah daerah melakukan sejumlah penyesuaian yang memperhitungkan prospek penerimaan, tekanan fiskal, serta kebutuhan belanja prioritas daerah. Total pendapatan daerah untuk APBD 2026 ditetapkan sebesar Rp 3,18 triliun, dengan belanja daerah Rp 3,02 triliun, penerimaan pembiayaan Rp 50 miliar, dan pengeluaran pembiayaan Rp 210,62 miliar.

Meski dihadapkan pada keterbatasan fiskal, Gubernur berharap APBD 2026 tetap mampu melaksanakan program prioritas secara efektif, sejalan dengan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2026.

Program ini meliputi penguatan sumber daya manusia, agrobisnis, pariwisata, serta inovasi dan regulasi pendukung pembangunan.

Gubernur menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi dan DPRD dalam mendorong pembangunan yang merata dan berkualitas.

“Dengan kerja bersama, kita dapat melancarkan delapan prioritas pembangunan daerah di tahun 2026, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, pengembangan pariwisata, stabilisasi keamanan, pemenuhan energi berkelanjutan, hingga peningkatan ekonomi dan investasi,” tuturnya.

Lebih lanjut, Gubernur menekankan tahun 2026 akan menjadi momentum penting bagi Sulawesi Utara, karena provinsi ini akan menjadi tuan rumah berbagai event strategis, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri berskala nasional maupun internasional. Keberhasilan pelaksanaan event tersebut dipandang sebagai kesempatan untuk memperkuat posisi Sulut di kancah nasional dan global, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Penetapan APBD 2026 juga menandai langkah awal penyelarasan regulasi dan anggaran untuk mewujudkan visi pembangunan daerah 2025–2029, yaitu Sulawesi Utara maju, sejahtera, dan berkelanjutan. Gubernur menekankan bahwa program-program prioritas ini harus diimplementasikan secara aplikatif agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.

“Semoga Tuhan memberikan kekuatan dan menyertai kita dalam mengukir karya, memajukan daerah, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Utara,” pungkas Gubernur.(gel)

Editor : Angel Rumeen